Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 November 2023 | 06.18 WIB

Intip Indahnya Payung Madinah di Kota Pasuruan, Jadi Daya Tarik Para Pengunjung

Keindahan Payung Madinah di Kota Pasuruan. - Image

Keindahan Payung Madinah di Kota Pasuruan.

JawaPos.com–Melihat payung Madinah, tak perlu jauh-jauh ke Madinah An-Nabawi. Sebab, kini payung Madinah dapat dinikmati di Kota Pasuruan.

Payung Madinah itu dapat disaksikan keindahannya di depan Masjid Jamik Al Anwar Kota Pasuruan. Tepatnya di kawasan Alun-Alun Kota Pasuruan. Payung Madinah dibuka mulai pukul 08.00 sampai pukul 15.00 WIB.

Mengetahui keberadaan payung Ala Madinah Van Java itu, membuat pengunjung ramai berdatangan. Mereka penasaran dengan keindahan saat mekar terkembang bersama.

Namun, pada April berdasar pantauan dari Radar Bromo, payung itu tak bisa mekar dengan sempurna. Bahkan terdapat membran yang robek setelah kerangkanya tersangkut tembok masjid. Namun, segera diperbaiki dan normal lagi.

Kini pemerintah Kota Pasuruan telah melakukan evaluasi terhadap pembangunan payung ala van java tahap pertama. Ternyata masih terdapat kekurangan dan penyempurnaan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Pasuruan Akung Novajanto mengatakan, terdapat beberapa hal yang dievaluasi dari pengerjaan Payung Ala Madinah tahap pertama. Pihaknya merencanakan akan melanjutkan proyek tersebut agar lebih terukur.

”Pemancangan tiang misalnya. Tidak lagi dilakukan secara manual, tetapi hidrolis. Dan itu memangkas waktu cukup banyak. Sehingga, dengan metode kerja yang sekarang bisa lebih cepat,” kata Akung Novajanto seperti yang dilansir Radar Bromo.

Menurut dia, proyek kedua itu bakal rampung pada 29 November. Kini tinggal sentuhan-sentuhan kecil dan pembersihan sekitar lokasi.

”Jadi sekarang tinggal sentuhan-sentuhan akhir saja, sekaligus pembersihan area. Mungkin dua tiga hari ke depan selesai,” ungkap Akung Novajanto.

Jika ingin berkunjung ke lokasi tersebut, pengunjung tak usah khawatir terkait keamanan. Sebab setiap payung yang dibangun sudah melalui uji standar kelayakan yang melibatkan guru besar di ITS Surabaya di bidang teknik elektro, sipil, dan arsitektur.

Uji kelayakan itu dilakukan terhadap beberapa aspek. Di antaranya konstruksi fondasi dan baja, sistem rangka dan membran, mesin hidrolis, serta mekanikal elektrikal.

”Semua aspek sudah memenuhi standar kelayakan. Trial enam payung yang baru sudah selesai setelah adanya kajian teknis,” papar Akung Novajanto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore