Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 September 2026 | 20.18 WIB

Lo Kheng Hong Bagikan 33 Tahun Pengalaman Investasi di AMA Indonesia Conference 2026

Lo Kheng Hong bagikan 33 tahun pengalaman investasi di AMA Indonesia Conference 2026. (istimewa) - Image

Lo Kheng Hong bagikan 33 tahun pengalaman investasi di AMA Indonesia Conference 2026. (istimewa)

JawaPos.com - Investor Lo Kheng Hong menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran AMA Indonesia Conference 2026 – Executive Business Forum yang digelar di Prime Plaza Sanur, Bali, pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Dalam forum yang mengangkat tema “From Management to Wealth Creation” tersebut, Lo Kheng Hong dijadwalkan membagikan pengalaman lebih dari tiga dekade berinvestasi di pasar modal Indonesia, termasuk cara melihat peluang, mengambil keputusan, serta menciptakan kekayaan melalui investasi.

AMA Indonesia Conference 2026 akan berlangsung di Prime Plaza Sanur, Bali, dan mempertemukan sekitar 500 peserta yang terdiri dari business owner, entrepreneur, investor, profesional, eksekutif, hingga pengambil keputusan dari berbagai sektor.

Kehadiran Lo Kheng Hong menjadi relevan karena perjalanan investasinya dikenal sangat erat dengan pendekatan value investing. Ia tidak sekadar melihat pergerakan harga saham, tetapi menaruh perhatian besar pada fundamental perusahaan, kualitas bisnis, manajemen, valuasi, dan prospek jangka panjang.

Lo Kheng Hong memulai perjalanan investasinya pada 1989 ketika masih bekerja sebagai pegawai bank. Sebagian penghasilannya disisihkan untuk membeli saham sebelum akhirnya pada 1996 ia memutuskan menjadi investor penuh waktu.

Selama perjalanan tersebut, ia melewati berbagai periode gejolak pasar, termasuk krisis moneter 1998, krisis finansial global 2008, hingga pandemi Covid-19 pada 2020.

Lo Kheng Hong dan Prinsip Value Investing

Salah satu prinsip yang lekat dengan Lo Kheng Hong adalah “Beli Mercy Harga Bajaj”. Ungkapan tersebut menggambarkan pendekatannya dalam mencari perusahaan berkualitas yang menurutnya memiliki nilai intrinsik lebih tinggi dibandingkan harga yang ditawarkan pasar.

Bagi investor, pendekatan tersebut menekankan pentingnya memahami bisnis sebelum mengambil keputusan investasi.

Editor: Abdul Rahman
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore