
Kapolri Listyo Sigit (dua dari kiri) di Puncak Acara HUT ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP TSK) KSPSI AGN di PT Pratama Abadi Industri, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (14/9). (Mabes Polri)
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut pekerja sektor tekstil, sandang, dan kulit sebagai pahlawan devisa yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan industri nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan buruh.
Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam Puncak Acara HUT ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP TSK) KSPSI AGN di PT Pratama Abadi Industri, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (14/9/2026).
“Industri tekstil mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Terima kasih, rekan-rekan semua telah menunjukkan bahwa teman-teman adalah pahlawan devisa,” ujar Kapolri.
Industri tekstil dan produk tekstil menyerap lebih dari 3,8 juta tenaga kerja dan mencatat nilai ekspor sekitar USD4,85 miliar pada semester I 2026. Sementara itu, industri alas kaki menyerap sekitar 921 ribu pekerja.
Kapolri mengatakan capaian tersebut perlu dipertahankan di tengah dinamika global yang memberikan tekanan terhadap industri dalam negeri. Pemerintah pun terus menjalankan kebijakan untuk melindungi sektor padat karya dan memperluas lapangan pekerjaan.
Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui program hilirisasi di berbagai sektor strategis. Program itu diproyeksikan dapat membuka sekitar 5,9 juta lapangan kerja baru.
“Pemerintah terus mendorong program-program hilirisasi yang bisa membuka lapangan pekerjaan bagi teman-teman semua. Hampir 5,9 juta lapangan kerja baru dapat didorong apabila hilirisasi ini tumbuh,” kata Kapolri.
Khusus sektor tekstil, pemerintah memperkuat pengendalian impor melalui mekanisme larangan dan pembatasan. Kebijakan tersebut juga mencakup penerapan bea masuk tindakan pengamanan serta bea masuk antidumping terhadap produk yang merugikan industri nasional.
Pengawasan terhadap pakaian bekas impor, impor ilegal, dan penyelundupan turut ditingkatkan. Polri bersama Bea Cukai dan Kementerian Perdagangan menjalankan operasi untuk mencegah tekstil selundupan masuk dan beredar di pasar domestik.
Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga keberlangsungan perusahaan sekaligus melindungi jutaan pekerja yang menggantungkan hidup pada sektor tekstil, sandang, kulit, dan alas kaki.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022