
Kebakaran di kawasan Gunung Bromo meluas. (Istimewa)
JawaPos.com — Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) bersama tim gabungan menetapkan status siaga penuh guna menangani kebakaran hutan yang kembali membesar dan meluas di kawasan Gunung Bromo. Akibat eskalasi kebakaran yang kini mencapai area Pos Jemplang, Kementerian Kehutanan resmi menutup total seluruh akses kunjungan wisata Bromo sejak Sabtu (12/9).
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Kehutanan Ristianto Pribadi mengungkap kronologi kebakaran Bromo. Kebakaran pertama kali terdeteksi pada Kamis (10/9) sore pukul 16.30 WIB di kawasan Savana Pengol ini sempat menjalar ke arah Gunung Kursi.
Kendati kobaran di jalur Pengol menuju Gunung Bromo berhasil diredam pada Jumat (11/9) malam, hembusan angin kencang pada Sabtu sore justru memicu munculnya titik api baru hingga merembet cepat ke area Jemplang.
"Pada 12 September 2026, kembali muncul api di kawasan Pengol. Kondisi angin yang kencang turut memengaruhi perkembangan api sehingga kebakaran kembali membesar dan bergerak hingga mencapai Pos Jemplang pada sekitar pukul 16.20 WIB," ujarnya Minggu (13/9).
Hingga saat ini, api masih belum berhasil dipadamkan dan penanganan terus dilakukan oleh petugas bersama seluruh unsur yang terlibat. "Kondisi di lapangan masih dinamis sehingga pemantauan dan upaya pengendalian terus dilakukan secara intensif," katanya.
Ratusan Personel dan Pemadaman Udara Dikerahkan
Untuk mengendalikan pergerakan api di medan yang ekstrem, Kementerian Kehutanan mengerahkan puluhan personel dari berbagai unsur. Tim darat terdiri atas 56 personel gabungan TNBTS, Manggala Agni TNBTS, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan Masyarakat Mitra Polhut (MMP).
Dukungan armada juga diperkuat oleh 8 personel Manggala Agni BKSDA Bali, 8 personel Manggala Agni TN Bali Barat, 15 personel Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan (Brigdalkarhut) Jabalnusra, 15 personel Balai Gakkum Kehutanan, serta bantuan dari BPBD dan TNI-Polri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022