
Ketua Senat Sespimti Polri Angkatan 36, Kombes Pol Dony Alexander, dalam Focus Group Discussion (FGD) pencegahan dan penanggulangan karhutla yang digelar Satuan Tugas (Satgas) Edukasi Karhutla Sespimti Polri Angkatan 36 di Kecamatan Samboja Barat, Kalimantan Timur (Istimewa)
JawaPos.com - Sespimti Polri Angkatan 36 mengingatkan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan kolaborasi banyak pihak mulai dari pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh adat hingga masyarakat.
Hal itu disampaikan Ketua Senat Sespimti Polri Angkatan 36, Kombes Pol Dony Alexander, dalam Focus Group Discussion (FGD) pencegahan dan penanggulangan karhutla yang digelar Satuan Tugas (Satgas) Edukasi Karhutla Sespimti Polri Angkatan 36 di Kecamatan Samboja Barat, Kalimantan Timur.
Dony mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Satgas Edukasi Karhutla sekaligus bentuk kepedulian dan kontribusi dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.
"Karhutla merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang hingga saat ini masih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kalimantan Timur," kata Dony, Jumat (11/9).
Menurutnya, karhutla tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu aktivitas pendidikan dan perekonomian.
Karena itu, upaya pencegahan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi atau pihak saja.
"Upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla tentunya tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan," ucapnya
FGD tersebut menjadi wadah untuk mengidentifikasi wilayah yang berpotensi menjadi titik rawan karhutla di Kecamatan Samboja Barat. Forum itu juga membahas langkah strategis dan operasional, seperti penguatan sistem deteksi dini, patroli terpadu hingga edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar.
"Kami berharap dapat terjalin diskusi yang konstruktif untuk mengidentifikasi wilayah-wilayah yang menjadi titik rawan kebakaran, sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan secara lebih terarah dan tepat sasaran," kata Dony.
Ia menambahkan, koordinasi antarlembaga juga perlu diperkuat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif ketika terjadi kebakaran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022