
Ketua GP Ansor Jatim, Mussafa Safril mengingatkan kader untuk tidak menjual suara di Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama 2026. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, mengingatkan kader yang memiliki hak pilih untuk tidak menjual 'suaranya' di Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
"Kepada kader yang memiliki hak suara atau terlibat dalam proses pengambilan keputusan, gunakan amanah itu dengan penuh tanggung jawab, jangan menjual suara," tutur Musaffa dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (27/8).
"Jangan mempertukarkan idealisme dan jangan menggadaikan masa depan NU hanya untuk kepentingan sesaat. Pilihan boleh berbeda, tetapi orientasinya harus sama: kemaslahatan NU, umat, dan bangsa," imbuhnya.
Sebagai informasi, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menunjuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, sebagai tuan rumah penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU pada 27 - 31 Agustus 2026.
Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Gabungan Harian Syuriyah-Tanfidziyah di Gedung PBNU Lantai 8, Jalan Kramat Raya 164, Salemba, Jakarta Pusat pada Selasa, 7 Juli 2026.
Bagi Musaffa, perbedaan pandangan dalam Muktamar adalah hal yang lumrah dan bagian dari dinamika organisasi. Namun, seluruh kader harus tetap menjaga persatuan dan berkhidmah untuk Nahdlatul Ulama.
Kader Ansor juga tumbuh dalam tradisi pesantren yang menjunjung adab, tabayyun, dan persaudaraan. Karena itu, Muktamar harus menjadi ruang bertukar gagasan, bukan arena permusuhan.
“Saya juga mengingatkan kader NU agar tidak mudah terprovokasi. Jangan biarkan algoritma media sosial menentukan sikap kita terhadap saudara sendiri. Jangan karena Muktamar, kita kehilangan NU,” seru Musaffa.
Ia berharap Muktamar ke-35 NU di Tambakberas menghasilkan pemimpin berintegritas, berwawasan luas, dekat dengan jamaah, mampu menjawab tantangan zaman, serta peka terhadap kebutuhan umat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022