
Ilustrasi kendaraan Listrik. (VNExpress)
JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten Klungkung bersama PT Riline Velocity Express atau RVE Trans menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mendorong transformasi Nusa Penida menuju pulau hijau dan bebas emisi pada 2027.
Kolaborasi ini sejalan dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Regulasi tersebut menjadi landasan pengembangan kendaraan listrik di Bali dan diperkuat melalui Rencana Aksi Daerah Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai 2022–2026.
Sebagai langkah awal pelaksanaan kerja sama, RVE Trans menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Green Economy Mobility melalui penyerahan kendaraan listrik kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung. Program tersebut diharapkan dapat memperkenalkan manfaat kendaraan rendah emisi sekaligus mendukung mobilitas dan pelayanan pemerintah daerah.
Baca Juga:Malang Bersinar 2026 Siap Gebrak Kota Malang, Gaungkan Mobilitas Rendah Emisi untuk Pariwisata
Direktur RVE Trans Raymond Wibisono mengatakan, transformasi kendaraan listrik membutuhkan dukungan kebijakan, kesiapan ekosistem, serta keterlibatan masyarakat.
”Pergub Bali Nomor 48 Tahun 2019 telah memberikan arah yang jelas bagi pengembangan kendaraan listrik di Bali. Melalui kerja sama dan program CSR Green Economy Mobility ini, RVE Trans ingin menerjemahkan kebijakan tersebut menjadi langkah nyata yang dapat memberikan manfaat bagi pemerintah daerah, masyarakat, dan wisatawan,” ujar Raymond.
Program ini dirancang sebagai proyek percontohan untuk mendorong peralihan kendaraan konvensional menuju kendaraan listrik secara bertahap. Selain mengurangi polusi dan emisi, pengembangan mobilitas listrik juga berpotensi menekan biaya operasional transportasi, membuka lapangan kerja, mendukung UMKM, menarik investasi, memperkuat pariwisata, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membangun komitmen untuk mewujudkan kolaborasi tersebut.
”Atas nama Pemerintah Kabupaten Klungkung, di tiang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membangun kepercayaan dan komitmen sehingga kerja sama strategis ini dapat kita wujudkan. Ini menjadi langkah penting dalam perjalanan mewujudkan Nusa Penida sebagai Green Island. Yang terpenting, masyarakat Nusa Penida harus menjadi pelaku utama dalam transformasi ini sehingga manfaat ekonomi hijau dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat itu sendiri,” ujar I Made Satria.
RVE Trans menjalankan peran sebagai pengelola armada dan operator mobilitas, mulai dari pengadaan kendaraan, pengelolaan pengemudi, operasional, pemeliharaan, hingga pemantauan performa armada. Ekosistem tersebut turut didukung VinFast sebagai penyedia kendaraan, V-Green untuk jaringan pengisian daya, serta platform mobilitas digital Green SM.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
