
Cofiring PLTU dinilai menjadi salah satu upaya transisi energi melalui pemanfaatan biomassa. (ANTARA)
JawaPos.com - PLN Nusantara Power (PLN NP), mengklaim berhasil menekan emisi karbon hingga 590,9 ribu ton pada semester I 2026 melalui program cofiring biomassa.
Sebagaimana diketahui, co-firing biomassa adalah teknik substitusi pembakaran pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), di mana sebagian batu bara diganti atau dicampur dengan bahan bakar biomassa dalam rasio persentase tertentu
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan dengan kegiatan tersebut perusahaan juga mampu menghasilkan energi hijau sebesar 490,5 Gigawatt hour (GWh).
Ia menjelaskan bahwa cofiring biomassa menjadi salah satu strategi transisi energi yang dapat dijalankan secara bertahap dengan memanfaatkan infrastruktur pembangkit yang telah beroperasi.
“Melalui program cofiring biomassa, PLN Nusantara Power berupaya mengoptimalkan aset pembangkit eksisting agar dapat menghasilkan energi yang lebih bersih tanpa mengurangi keandalan sistem kelistrikan. Program ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung percepatan transisi energi nasional,” ujar Ruly dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (17/7).
Rully mengatakan, kinerja semester I 2026 melanjutkan capaian positif yang telah dibukukan PLN NP pada tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, program cofiring biomassa telah diterapkan secara komersial di 25 PLTU dan menghasilkan energi hijau sebesar 1.041 GWh.
Pada periode yang sama, pemanfaatan biomassa tersebut turut berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon sebesar 1,17 juta ton CO2e.
“Capaian ini menunjukkan bahwa cofiring dapat menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan porsi energi bersih dalam proses pembangkitan listrik nasional,” ujarnya.
Ruly menjelaskan bahwa penerapan cofiring pada 25 PLTU menjadi bukti transformasi menuju sistem pembangkitan rendah emisi dapat dilaksanakan secara terukur, dengan tetap menjaga kontinuitas dan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
