Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Juni 2026 | 18.31 WIB

Kementerian ESDM dan PGN Perluas Akses Gas Bumi Rumah Tangga di Yogyakarta

Ilustrasi: PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN). (Istimewa) - Image

Ilustrasi: PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN). (Istimewa)

JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT Perusahaan Gas Negara memperluas akses gas bumi rumah tangga di Sleman, Yogyakarta, melalui inovasi Compressed Natural Gas (CNG) clustering guna memperkuat efisiensi energi nasional, dikutip dari ANTARA.

"Penggunaan CNG dan jargas berdampak pada efisiensi Ibu-ibu rumah tangga, praktis dan aman. Sedangkan bagi Pemerintah dapat mengurangi konsumsi LPG Subsidi dan mengurangi beban subsidi dan impor LPG," kata Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung dalam keterangan di Jakarta.

Melalui inovasi pemanfaatan gas bumi berbasis CNG clustering, masyarakat Yogyakarta khususnya Kabupaten Sleman, kini dapat menikmati manfaat nyata dari gas bumi yang aman, andal, dan efisien untuk memasak sehari-hari.

Yuliot mengunjungi langsung keberhasilan implementasi skema CNG clustering di Kabupaten Sleman sekaligus menjadi proyek percontohan (showcase).

Ia mengapresiasi kesiapan PGN dalam implementasi jaringan gas (jargas) berbasis CNG di Sleman. Inovasi itu sejalan dengan langkah pemerintah yang terus mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai energi transisi yang lebih bersih, efisien, dan berasal dari sumber daya domestik untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2026–2029, pemerintah menargetkan pengembangan sekitar 350 ribu sambungan rumah per tahun melalui berbagai skema pendanaan.

Direktur Utama PGN Arief K. Risdianto menegaskan jargas Sleman yang menggunakan skema CNG clustering berhasil dilaksanakan sekaligus menjadi bukti nyata bahwa inovasi tersebut dapat diterapkan di wilayah lain di Indonesia.

Dia menyampaikan dengan skema CNG clustering, gas bumi dapat didistribusikan secara aman dan andal ke jaringan distribusi rumah tangga, tanpa menunggu keberadaan jaringan pipa transmisi utama.

Dengan begitu masyarakat tidak perlu khawatir terkait keamanan, karena CNG yang bertekanan tinggi sekitar 200 bar telah disesuaikan dengan sistem cluster agar mengalir dengan aman ke dapur-dapur rumah tangga.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore