
Peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP di Nganjuk. (ist)
JawaPos.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di berbagai daerah di Indonesia.
Peresmian yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi hingga tingkat desa dan kelurahan.
Dalam peresmian ini Presiden Prabowo Subianto didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga:Usai Kebakaran Gedung Pusat Jantung, RSUD Dr Soetomo Surabaya Buka Lagi Layanan Rawat Jalan
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa koperasi harus menjadi instrumen utama untuk memperkuat ekonomi rakyat dan memutus rantai kemiskinan di desa. Presiden juga menekankan bahwa negara harus hadir memastikan masyarakat kecil mendapatkan akses pembiayaan, distribusi, dan pasar secara adil.
“Koperasi adalah alat perjuangan rakyat kecil. Kalau koperasi kuat, desa kuat. Kalau desa kuat, bangsa juga akan kuat,” ujar Presiden Prabowo dalam peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP tersebut.
Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto yang turut hadir dalam kegiatan ini menyatakan kesiapan LPDB Koperasi untuk menjadi mitra strategis dalam memperkuat ekosistem pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar mampu tumbuh sehat, produktif, dan berkelanjutan.
Menurut Krisdianto, peluncuran operasionalisasi ribuan KDKMP merupakan momentum besar kebangkitan koperasi Indonesia yang harus diikuti dengan penguatan akses permodalan, tata kelola, serta pendampingan usaha yang berkesinambungan.
“LPDB Koperasi hadir sebagai instrumen pembiayaan negara untuk mendukung penguatan koperasi. Kami ingin koperasi tidak hanya berdiri, tetapi benar-benar hidup, produktif, dan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Krisdianto di sela kegiatan peresmian di Nganjuk.
Ia menambahkan, LPDB Koperasi akan terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Koperasi dan seluruh pemangku kepentingan agar program strategis nasional ini mampu menciptakan ekosistem ekonomi desa yang mandiri dan berdaya saing.
“KDKMP memiliki potensi besar menjadi agregator ekonomi rakyat di desa, mulai dari sektor pangan, perdagangan, simpan pinjam, hingga pengembangan usaha produktif masyarakat. Karena itu, penguatan pembiayaan yang tepat sasaran menjadi faktor penting agar koperasi mampu tumbuh sehat dan profesional,” katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022