
Puluhan mobil operasional KDMP berjejer di halaman Kodim 0724 Boyolali. (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)
JawaPos.com – Kendaraan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mulai didistribusikan ke berbagai daerah. Namun, kendaraan tersebut belum sepenuhnya berada di tangan koperasi dan belum bisa digunakan secara langsung.
Di sejumlah wilayah, kendaraan justru masih disimpan di markas TNI, seperti Kodim, dan penggunaannya belum sepenuhnya diserahkan ke pengurus koperasi. Kondisi ini membuat kendaraan yang seharusnya menunjang aktivitas ekonomi desa belum serta merta menjadi produktif di lapangan.
Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Brondong, Kabupaten Tuban, Darwoto, mengungkapkan bahwa armada yang telah diterima belum bisa digunakan secara bebas.
“Sebelum ada penyerahan kami masih belum berani memakai. Tapi kalau seizin Danramil atau Babinsa setempat boleh memakai, kita pakai. Karena kontak mobil, tosa, truk itu dibawa oleh Babinsa Kelurahan Brondong,” ujarnya.
Artinya, secara operasional, kendaraan tersebut belum sepenuhnya berada dalam kendali koperasi.
Di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pola distribusi juga menunjukkan hal serupa. Kendaraan tahap awal ditempatkan terlebih dahulu di Kodim sebelum disalurkan ke koperasi yang sudah berjalan.
Skema ini menunjukkan bahwa proses distribusi tidak langsung dari pemerintah ke koperasi, melainkan melalui institusi lain di tingkat daerah.
Sementara itu, di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, persoalan lain muncul. Kepala Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Agus Susanto, menyebut kendaraan sudah diterima, tetapi aturan pengelolaannya belum jelas.
“Kita menunggu juknis lebih lanjut seperti apa,” katanya.
Ia mengungkapkan, hingga kini belum ada kejelasan teknis terkait penggunaan kendaraan tersebut, termasuk bagaimana mekanisme operasional dan pengelolaannya.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
