Ilustrasi stunting. (JawaPos)
JawaPos.com - Angka stunting di Kabupaten Gresik mengalami penurunan sebesar 26,79 persen, dalam tiga bulan pelaksanaan Program Pemantauan Gizi Anak Stunting (PEGAS). Capaian ini menjadi sinyal positif bahwa intervensi gizi yang terencana, terpantau, dan berbasis kolaborasi mampu memberikan dampak nyata bagi perbaikan kualitas gizi anak.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi meski belum sepenuhnya keluar dari kondisi stunting. Sementara itu, 8,93 persen balita lainnya masih mendapatkan pendampingan lanjutan dari Dokter Spesialis Anak (DSA) untuk mencapai status gizi yang optimal.
Salah satu anggota tim DSA, dr. Wiweka Merbawani, Sp.A, menekankan pentingnya penguatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada ibu hamil dan orang tua sebagai fondasi pencegahan stunting sejak dini. "Penguatan KIE oleh kader dan tenaga Puskesmas kepada ibu hamil dan orang tua sangat penting, tidak hanya sebagai upaya pencegahan, tetapi juga untuk mendukung identifikasi dan penanganan stunting sejak dini," ujarnya, dikutip Rabu (28/1).
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan Program PEGAS terbukti memberikan dampak yang sangat baik terhadap perbaikan status gizi balita stunting dan perlu dilanjutkan secara berkelanjutan. "Kedepan, program seperti ini diharapkan dapat terus dilanjutkan dan diperluas agar manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak anak," lanjut dr. Wiweka.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dr. Anik Luthfiyah, M.Ked., menyampaikan apresiasinya atas capaian Program PEGAS yang dinilai berhasil mempercepat penurunan stunting di wilayahnya. "Capaian Program PEGAS di Kabupaten Gresik menjadi bukti bahwa intervensi gizi yang tepat sasaran, terpantau, dan dilakukan secara kolaboratif mampu memberikan dampak nyata terhadap perbaikan status gizi anak stunting," ujar dr. Anik.
Lebih lanjut, dr. Anik menegaskan pentingnya konsultasi langsung dengan DSA untuk memastikan intervensi gizi sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak. Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026, strategi penanganan stunting di Kabupaten Gresik akan semakin diarahkan pada upaya pencegahan melalui skrining dini.
"Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara orang tua, tenaga kesehatan, pemerintah, dan sektor swasta memiliki peran penting dalam percepatan penanganan stunting. Harapannya, model ini tidak hanya berdampak di Kabupaten Gresik, tetapi juga dapat diadopsi di wilayah lain sebagai bagian dari upaya kolektif menurunkan angka stunting di Indonesia," pungkas dr. Anik.
Program PEGAS dilaksanakan secara bertahap di 18 Puskesmas di Kabupaten Gresik, dengan durasi pelaksanaan masing-masing selama tiga bulan dalam periode Agustus hingga Desember 2025.
Sasaran program adalah balita usia 0–57 bulan yang mengalami stunting tanpa kelainan bawaan maupun infeksi kronis, seperti tuberkulosis, serta telah melalui proses skrining di Puskesmas. Dari total 60 balita yang terdaftar pada awal program, sebanyak 56 balita berhasil mengikuti seluruh rangkaian intervensi hingga akhir.
Intervensi utama dalam Program PEGAS dilakukan melalui pemberian Pangan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) secara gratis. Produk PKMK yang digunakan telah memenuhi standar PerBPOM No.24/2020 dan memiliki spesifikasi unggul, seperti densitas energi 1,01 kkal/ml dan Protein Energy Ratio (PER) sebesar 10,4 persen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022