
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan. (Kementerian PPPA/Antara)
JawaPos.com - Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak sebelum seorang anak lahir. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan menilai perempuan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan diri sekaligus memastikan anak mendapatkan awal kehidupan yang berkualitas.
Hal itu disampaikan Veronica dalam program Merdeka Stunting 2026 yang digagas Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) melalui Pokja PAKIAS bersama PT Pegadaian.
Program tersebut dilaksanakan serentak di 36 kota dengan menyasar sekitar 1.080 ibu hamil melalui pemeriksaan kesehatan, USG kehamilan, edukasi gizi, serta pemberian suplemen mikronutrien.
Veronica menilai kesadaran perempuan untuk menjaga kesehatan selama kehamilan menjadi salah satu bagian penting dalam upaya melahirkan generasi yang sehat. Menurutnya, perempuan tidak hanya perlu mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan, tetapi juga memiliki kendali terhadap keputusan yang berkaitan dengan kesehatannya.
“Perempuan perlu menyadari bahwa mereka memiliki hak untuk menentukan dan mengontrol kesehatan dirinya, sekaligus tanggung jawab untuk memastikan anak mendapatkan awal kehidupan yang berkualitas.
Melalui program Merdeka Stunting yang merupakan bagian dari SPRIN, kami tentunya sangat mendukung dan berharap perempuan Indonesia dapat semakin berdaya dan terlindungi dari stunting maupun kanker serviks, sehingga mampu melahirkan generasi emas Indonesia,” ujar Veronica.
Program Merdeka Stunting merupakan bagian dari gerakan SPRIN atau Selamatkan PeRempuan INdonesia yang diinisiasi POGI. Ketua Umum PP POGI, dr. Budi Wiweko, mengatakan program tersebut dirancang agar pencegahan stunting dilakukan sejak masa kehamilan.
Budi menjelaskan, stunting dapat berkaitan dengan gangguan pertumbuhan yang sudah dimulai sejak kehidupan janin. Kondisi tersebut kemudian dapat berlanjut akibat berbagai faktor, termasuk kekurangan gizi, infeksi berulang, serta kualitas pengasuhan selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1.000 HPK).
“Stunting sendiri merupakan manifestasi akhir dari gagal tumbuh akibat gangguan pertumbuhan linear yang dapat dimulai sejak kehidupan janin. Gangguan tersebut dapat berkaitan dengan lingkungan intrauterin (rahim) yang kurang optimal dan kemudian berlanjut akibat kekurangan gizi, infeksi berulang, serta kualitas pengasuhan yang tidak memadai selama 1.000 hari pertama kehidupan. Akibatnya, anak dapat gagal mencapai potensi pertumbuhan dan perkembangan biologisnya secara optimal,” kata Prof. Budi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022