
Tenaga kesehatan melakukan edukasi makan bergizi kepada seorang ibu dan balitanya usai peluncuran Program Puskesmas Siap SEDIA (Skrining, Edukasi, Intervensi Aksi Cegah Anemia dan Stunting) di UPTD Puskesmas Kampung Sawah, Tangerang Selatan, Banten, Senin (29/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan empat jurus kunci untuk mencegah stunting sekaligus menekan angka kematian ibu dan bayi melalui program 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Upaya tersebut mencakup intervensi sejak sebelum kehamilan hingga anak berusia di bawah dua tahun (baduta), serta penguatan layanan kesehatan.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, keberhasilan program 1.000 HPK tidak hanya ditentukan oleh layanan kesehatan, tetapi juga kesiapan keluarga. Karena itu, Kemenkes turut mendorong keterlibatan ayah melalui Fatherhood Movement atau Gerakan Keayahan yang diwujudkan dalam konsep Ayah Siaga.
"Kalau dulu kita kenal Suami Siaga saat persalinan, nanti di 1.000 HPK juga ada Ayah Siaga supaya anak-anaknya tumbuh sehat," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (29/8).
Dante menjelaskan, periode 1.000 HPK merupakan fase penting dalam kehidupan anak yang dimulai sejak 270 hari masa kehamilan hingga 730 hari setelah kelahiran atau saat anak berusia di bawah dua tahun.
Pada periode tersebut, perkembangan otak anak berlangsung sangat pesat sehingga pemenuhan kesehatan dan gizi perlu menjadi perhatian utama. Program 1.000 HPK ditujukan untuk mencegah stunting, menurunkan kematian ibu dan bayi, serta memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.
Menurut Dante, intervensi tidak dapat dimulai ketika seorang perempuan sudah hamil. Persiapan harus dilakukan sejak masa remaja, calon pengantin, hingga pasangan usia subur (PUS).
Dante memaparkan, pemerintah menetapkan empat target intervensi utama dalam program 1.000 HPK.
Pertama, fase sebelum hamil. Pemerintah menargetkan kesehatan remaja putri serta melakukan skrining bagi calon pengantin agar mereka memiliki kesiapan fisik sebelum memasuki kehamilan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Diunggulkan
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022