
Tangkapan layar detik-detik warga menyelamankan diri pasca insiden truk tronton bermuatan keramik hilang kendali dan menghantam ruko serta kendaraan lainnya pada Sabtu (27/12). (Istimewa)
JawaPos.com - Kecelakaan beruntun akibat rem blong terjadi di jalur maut Kertek, Wonosobo. Sebuah truk tronton bermuatan ribuan keramik hilang kendali dan menghantam ruko serta kendaraan lainnya pada Sabtu (27/12) pagi.
Insiden ini yang terekam CCTV ini terjadi tepat di tengah momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), membuat arus lalu lintas menuju Kota Wonosobo sempat lumpuh.
Kecelakaan bermula sekitar pukul 06.15 WIB. Truk tronton bernomor polisi T 9187 AC yang dikemudikan Muhammad Adi Kurniawan, 29, tengah melaju dari arah Temanggung menuju Wonosobo.
Memasuki simpang tiga Kertek yang dikenal dengan turunan tajamnya, truk bermuatan berat tersebut diduga mengalami gagal pengereman atau rem blong. Akibatnya, kendaraan besar itu melaju tak terkendali hingga menabrak pemotor dan menghantam tugu di tengah jalan.
Laju truk baru terhenti setelah menabrak sejumlah kendaraan yang terparkir dan bangunan ruko di area Pasar Kertek.
Benturan keras tersebut menyebabkan ribuan keramik yang diangkut truk pecah dan berserakan menutupi badan jalan. Warga dan pedagang di sekitar Pasar Kertek sempat panik mendengar suara dentuman keras dan melihat material keramik yang hancur berantakan.
Pihak kepolisian segera bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan medis dan evakuasi material yang menutup akses jalan utama.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mencekam ini. Namun, sejumlah orang harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka.
Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Wonosobo, Aipda Nanang D.P. Wibowo, mengatakan:
"5 orang mengalami luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan perawatan medis," ujarnya, Sabtu (27/12).
Polisi mengerahkan dua unit truk derek untuk menyingkirkan badan truk yang melintang. Proses evakuasi cukup memakan waktu karena posisi kendaraan yang sulit dan banyaknya material keramik yang harus dibersihkan.
Mengingat volume kendaraan yang sedang tinggi akibat libur Nataru, Polres Wonosobo melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan panjang.
Pihak kepolisian juga memberikan peringatan keras kepada para sopir kendaraan besar agar selalu mengecek kondisi teknis kendaraan sebelum memulai perjalanan, terutama saat melintasi jalur ekstrem seperti Kertek.
"Ia juga mengimbau para pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan, terutama sistem pengereman, demi keselamatan bersama," tegas Aipda Nanang.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
