Hujan sehari semalam yang mengguyur Bali dari Sabtu (13/12) hingga Minggu (14/12) pagi menyebabkan banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Denpasar. (Radar Badung).
JawaPos.com - Hujan sehari semalam yang mengguyur Bali dari Sabtu (13/12) hingga Minggu (14/12) pagi menyebabkan banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Denpasar. Genangan air setinggi bahu orang dewasa melumpuhkan aktivitas warga, memaksa sebagian masyarakat bertahan di lantai atas rumah mereka.
“Evakuasi kami prioritaskan untuk kelompok rentan,” ujar salah satu petugas BPBD Kota Denpasar di lokasi kejadian, seperti dikutip dari Radar Badung (Jawa Pos Grup), Minggu (14/12).
Banjir dilaporkan melanda kawasan Perumahan Buana Permai, Jalan Buana Permai, Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat.
Luapan air terjadi sejak malam hari dan terus meningkat hingga pagi akibat intensitas hujan yang tak kunjung reda. Air masuk ke rumah-rumah warga dan menutup akses jalan di lingkungan tersebut.
Kondisi ini membuat aktivitas warga terhenti total. Sejumlah warga, termasuk lansia dan anak-anak, terpaksa menunggu pertolongan sambil bertahan di lantai dua rumah masing-masing. Arus air yang deras dan ketinggian genangan menambah risiko, terutama bagi warga yang tidak bisa berenang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar bersama aparat kepolisian, Babinsa Koramil 1611-07 Denpasar Barat, serta perangkat Kelurahan Padangsambian langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet menuju titik yang lebih aman.
Sebanyak tujuh kepala keluarga di Blok IV Lingkungan Buana Permai berhasil dievakuasi. Meski berlangsung cukup menantang akibat derasnya arus air, seluruh warga terdampak dapat diselamatkan tanpa adanya laporan korban jiwa.
Kapolsek Denpasar Barat Kompol Laksmi Trisnadewi mengatakan personel kepolisian tidak hanya membantu proses evakuasi, tetapi juga mengatur lalu lintas dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan. Ia menegaskan hujan masih berpotensi turun dan warga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Sementara itu, untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan dampak cuaca ekstrem, Polsek Denpasar Selatan menggelar patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WITA. Patroli dipimpin langsung Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga, SIK, MH, dengan melibatkan 15 personel.
Patroli menyasar sejumlah titik rawan, seperti Jalan Taman Pancing, sepanjang Jalan By Pass Ngurah Rai wilayah Denpasar Selatan, hingga Jalan Raya Serangan. Selain mencegah kejahatan jalanan dan balap liar, petugas juga memantau wilayah rawan genangan air serta potensi bencana lainnya.
AKP Agus Adi Apriyoga menegaskan patroli ini merupakan langkah preventif menghadapi cuaca ekstrem, termasuk risiko banjir, pohon tumbang, dan gangguan lalu lintas. Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika terjadi keadaan darurat melalui layanan 110 atau kantor polisi terdekat.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
