Sebuah mobil terjebak banjir dan tertimpa pohon tumbang di kawasan Jalan Hang Tuah, Sanur, Denpasar, Bali (Radar Bali)
JawaPos.com - Cuaca ekstrem yang melanda Bali dalam 12 jam terakhir pada Selasa (24/2) memicu serangkaian bencana di berbagai wilayah. Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan banjir, angin puting beliung, hingga tanah longsor di sejumlah kabupaten/kota.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah menunjukkan hampir seluruh wilayah di Bali terdampak, kecuali Buleleng yang hanya terpantau berawan. Sementara itu, wilayah seperti Denpasar, Gianyar, Bangli, Klungkung, Karangasem, Badung, Tabanan, dan Jembrana dilaporkan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Dihimpun dari Radar Bali, Selasa (24/2), kondisi paling parah terjadi di Denpasar. Sebanyak 23 titik banjir dilaporkan dengan ketinggian air antara 30 hingga 80 cm. Genangan tertinggi terjadi di Jalan Griya Anyar arah Simpang Dewa Ruci, sementara kawasan Sanur, Renon, dan Sesetan juga terdampak cukup signifikan.
Selain banjir, angin puting beliung dilaporkan terjadi di wilayah Padang Sambian Kelod, serta jebolnya tanggul sungai di Jalan Siulan Gang Lely akibat luapan air.
Di Kabupaten Badung, sejumlah kawasan wisata seperti Legian dan Jimbaran turut tergenang. Beberapa ruas jalan mengalami genangan hingga 50 cm, sementara petugas juga menangani pohon tumbang di jalur utama seperti Jalan Sunset Road dan Kerobokan.
Wilayah Gianyar mencatat sejumlah kejadian, termasuk tanah longsor di Banjar Glogor, Lodtunduh, serta pohon tumbang di beberapa titik seperti Ubud, Tulikup, Sumita, dan Sukawati. Seluruh kejadian dilaporkan telah tertangani tanpa korban jiwa.
Sementara itu di Buleleng, dampak hujan sebelumnya memicu longsor di Desa Selat (Sukasada) dan Desa Tembok (Tejakula). Pohon tumbang juga sempat menutup akses di Desa Tukad Mungga dan Pancasari, yang masih dalam proses penanganan oleh petugas.
Kejadian serupa juga terjadi di Tabanan dan Klungkung, di mana pohon tumbang sempat mengganggu akses jalan, namun telah berhasil ditangani.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem lanjutan. Sejumlah wilayah seperti Badung, Jembrana, dan Tabanan berada dalam status siaga, sementara Denpasar, Bangli, Buleleng, Gianyar, Karangasem, dan Klungkung berstatus waspada. BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang di beberapa wilayah tersebut.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berada di area rawan seperti di bawah pohon besar, papan reklame, maupun jalur yang berpotensi longsor dan genangan. Hingga laporan ini disusun, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat rangkaian bencana tersebut.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
