Viral warga berlarian selamatkan diri saat lahar panas muntah dari kawah Gunung Semeru dan menerjang dusun Sumberlangsep Lumajang pada Jumat (5/12). (Istimewa)
JawaPos.com - Gelombang kepanikan melanda Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, setelah lahar panas Gunung Semeru tiba-tiba menerjang kawasan permukiman pada Jumat (5/12).
Dusun tersebut terletak di sisi Tenggara gunung Semeru, dan menjadi jalur aliran lahar dari puncak Mahameru.
Momen dramatis yang viral di media sosial merekam warga berlarian sambil menenteng kambing hingga menyeret sapi ke lereng bukit. Warga berupaya menyelamatkan diri dan ternak-ternak mereka agar tidak hanyut terbawa lahar.
Ada pula warga yang mengenakan sarung berlari menghindari lahar berwarna kelabu yang masih tampak berasap.
Dari informasi yang dihimpun, pos Pengamatan Gunung Semeru mencatat aliran lahar panas berlangsung cukup lama. Dimulai sekitar pukul 11.00 dan baru mereda pada 13.06 WIB.
Getaran tercatat mencapai amplitudo 35 mm, menunjukkan intensitas aliran yang cukup kuat. Derasnya material vulkanik membuat akses utama menuju Dusun Sumberlangsep langsung terputus.
Jalan yang sebelumnya sempat diperbaiki pada pagi hari kembali rusak setelah dilanda gelombang lahar panas berikutnya, meninggalkan warga dalam kondisi terjebak tanpa jalur evakuasi.
Kepala Desa Jugosari mengonfirmasi bahwa wilayah Sumberlangsep kini benar-benar terisolasi. Material vulkanik setebal hampir satu meter menimbun beberapa titik jalan, membuat kendaraan roda dua maupun roda empat mustahil melintas.
Situasi ini memaksa warga mencari jalur alternatif secara mandiri sambil berharap bantuan segera tiba.
Selain menghentikan mobilitas warga, lahar panas juga merendam sedikitnya sembilan rumah. Banyak penghuni rumah terpaksa mengungsi hanya dengan barang seadanya karena waktu untuk menyelamatkan harta benda sangat terbatas.
Dalam kondisi serba mendadak, banyak keluarga memilih fokus menyelamatkan anak-anak, orang tua lanjut usia, dan hewan ternak.
Bagi masyarakat Candipuro, ternak seperti kambing dan sapi merupakan aset ekonomi paling berharga, penopang pendapatan sehari-hari.
Tidak mengherankan jika di rekaman amatir terlihat warga menggendong kambing, menggiring sapi, dan bahkan memeluk ternaknya sambil berlari menjauhi aliran material panas.
Di video yang beredar, perempuan dan anak-anak tampak menutup hidung mereka karena bau belerang yang menyengat.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
