
Potret Gunung Semeru di hari keempat pasca erupsi, Sabtu (22/11). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Memasuki hari keempat pasca Erupsi Gunung Semeru, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan adanya 35 kali letusan dalam enam jam terakhir pada Sabtu (22/11).
"Cuaca mendung, angin bertiup lemah ke arah tenggara. Suhu udara 21-22 °C. Gempa letusan terjadi 35 kali dengan amplitudo 9 - 22 milimiter," tulis petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Wahyu Wijayanto, Sabtu (22/11).
Gunung setinggi 3.676 MDPL ini juga dilaporkan mengalami 8 kali gempa guguran dengan amplitudo 2 - 4 mm dan lama gempa 25 - 64 detik, 8 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2 - 8 mm, dan lama gempa 44 - 80 detik.
"Kemudian terjadi 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 22 mm, S-P 13 detik dan lama gempa 28 detik. Tingkat aktivitas saat ini masih level IV (awas)," imbuhnya.
PVMBG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 20 kilometer dari puncak. Di luar area itu, masyarakat juga diminta menjauhi sempadan sungai sejauh 500 meter.
"Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar. Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius 8 kilometer dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu," tegasnya.
Terakhir, PVMBG meminta warga mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar di sungai atau lembah berhulu di puncak Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Sebelumnya, terjadi Erupsi Gunung Semeru pada Rabu (19/11) pukul 14.13 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu mencapai 2.000 meter di atas puncak atau 5.676 MDPL.
Awan panas berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan barat laut. Erupsi terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi sekitar 16 menit 40 detik.
Ratusan warga dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro terpaksa mengungsi, lantaran rumah yang mereka tinggali rusak tertimbun material vulkanik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022