
Pemkab Kulon Progo mengakselerasi transformasi pengadaan barang dan jasa secara digital dengan mendorong pemberdayaan pelaku UKM lokal. (Istimewa).
JawaPos.com - Pemkab Kulon Progo mengakselerasi transformasi pengadaan barang dan jasa secara digital dengan mendorong pemberdayaan pelaku UKM lokal. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan kolaboratif Temu Bisnis yang bekerja sama dengan lokapasar mitra Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia (LKPP RI), yakni Mbizmarket.
Tercatat sebanyak 35 UKM terpilih difasilitasi untuk bertemu langsung dengan para pejabat perangkat daerah dari seluruh satuan kerja di Kabupaten Kulon Progo, dengan tujuan memperluas jangkauan pasar digital bagi para pelaku usaha lokal.
Wakil Bupati Pemkab Kulon Progo, Ambar Purwoko, menyampaikan “Inovasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berjalan dengan baik. Kami mendukung upaya pemerataan bagi seluruh pelaku UMKM. Dalam jangka panjang, kami berharap Kabupaten Kulon Progo dapat menjadi lebih maju, lebih transparan, dan masyarakat bisa mengakses informasi atau kesempatan tanpa keraguan. Semua akan terbuka.” ujar Wakil Bupati, Ambar Purwoko.
Selama periode Januari hingga September 2025, Kabupaten Kulon Progo telah mencatatkan nilai transaksi pengadaan daring melalui di lokapasar mitra LKPP RI, yakni sebesar lebih dari Rp 30 miliar, dalam 18.000 pesanan yang melibatkan lebih dari 500 penyedia lokal. Angka ini menunjukan konsistensi Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam mengedepankan Transformasi Pengadaan Digital Barang Jasa Pemerintah melalui lokapasar.
Pada kesempatan tersebut, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengadaan digital yang progresif, Mbizmarket memberikan penghargaan dan piagam kepada Satuan Kerja Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dengan konsistensi bertransaksi melalui lokapasar Mbizmarket.
“Kami menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kulon Progo yang telah berkolaborasi dengan kami dalam mendorong transformasi pengadaan barang dan jasa secara digital melalui pemanfaatan lokapasar Mbizmarket,” ujar Ryn Mulyanto Riyadi Hermawan, CEO dan Co-Founder Mbizmarket.
Pengelolaan pengadaan barang/jasa melalui e-marketplace mitra resmi LKPP menjadi praktik baik Kabupaten Kulon Progo dalam menciptakan proses pengadaan barang/jasa pemerintah yang transparan, akuntabel, serta memberdayakan pelaku usaha lokal. Inisiatif ini layak menjadi model untuk direplikasi oleh pemerintah daerah lainnya di Indonesia.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
