
Peta pengalihan jalan alternatif Jember-Banyuwangi selama jalur Gumitir ditutup total selama dua bulan. (BBPJN Jawa Timur-Bali/Antara)
JawaPos.com–Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali dengan pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Banyuwangi, dan Bondowoso, sudah menyiapkan jalan alternatif selama penutupan jalur Gumitir secara total selama dua bulan.
”Arus lalu lintas dari arah Jember menuju Banyuwangi dan sebaliknya, baik kendaraan roda 2, roda 4, maupun roda 6, semua dilewatkan Bondowoso-Situbondo-Banyuwangi,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Gatot Triyono seperti dilansir dari Antara.
Menurut dia, pengalihan arus tersebut tidak berlaku bagi kendaraan barang dengan kapasitas lebih dari 15 ton karena kendaraan besar itu diarahkan melalui jalur Pantura yakni Lumajang-Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi.
”Pengalihan jalur disebabkan di Kabupaten Situbondo sedang ada perbaikan dengan menggunakan jembatan darurat (bailey) dengan kapasitas maksimal 15 ton,” tutur Gatot Triyono.
Kemudian untuk arus lalu lintas dari arah Surabaya dan Lumajang menuju Banyuwangi dan sebaliknya, diarahkan melalui Leces-Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi.
”Untuk jalur alternatif di sekitar Alas Gumitir tidak disarankan, karena badan jalan kecil, jalan tidak beraspal, dan tidak ada penerangan jalan, sehingga hanya diperuntukkan sebagai sarana mobilitas masyarakat setempat karena kawasan itu jalan perkebunan,” terang Gatot Triyono.
Kepala BBPJN Jawa Timur-Bali Gunadi Antariksa mengatakan, penutupan jalan nasional di jalur Gumitir yang merupakan akses jalur yang menghubungkan Kabupaten Jember-Banyuwangi selama dua bulan pada 24 Juli hingga 24 September 2025.
”Kami memantapkan langkah untuk menutup jalan nasional di Jalur Gumitir atau ruas Sumberjati - batas Kabupaten Banyuwangi, tepatnya di KM 233+500 yang dikenal sebagai Tikungan Mbah Singo,” papar Gunadi Antariksa.
Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan mengalihkan kendaraan yang menuju arah Banyuwangi lewat jalur Pantura yakni Probolinggo-Situbondo-Ketapang, dengan rambu peringatan akan dipasang di pintu keluar tol Leces dan lampu merah Kota Probolinggo.
Kemudian rekayasa lalu lintas juga akan diberlakukan di pertigaan alun-alun kota Jember dan perempatan Mangli di Jember. Akan ditempatkan rambu pengarah dan pengalihan arah Banyuwangi untuk lewat Bondowoso-Situbondo-Ketapang.
Begitu juga arah sebaliknya, kata dia, lalu lintas menuju Jember dan Surabaya dialihkan untuk melewati jalur Pantura, sehingga rambu peringatan akan dipasang di Kota Banyuwangi, Srono, Genteng, dan Kalibaru.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
