Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Juli 2025 | 16.54 WIB

BBPJN Jatim Siapkan Jalan Alternatif Selama Penutupan Jalur Gumitir

Peta pengalihan jalan alternatif Jember-Banyuwangi selama jalur Gumitir ditutup total selama dua bulan. (BBPJN Jawa Timur-Bali/Antara) - Image

Peta pengalihan jalan alternatif Jember-Banyuwangi selama jalur Gumitir ditutup total selama dua bulan. (BBPJN Jawa Timur-Bali/Antara)

JawaPos.com–Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali dengan pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Banyuwangi, dan Bondowoso, sudah menyiapkan jalan alternatif selama penutupan jalur Gumitir secara total selama dua bulan.

”Arus lalu lintas dari arah Jember menuju Banyuwangi dan sebaliknya, baik kendaraan roda 2, roda 4, maupun roda 6, semua dilewatkan Bondowoso-Situbondo-Banyuwangi,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Gatot Triyono seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, pengalihan arus tersebut tidak berlaku bagi kendaraan barang dengan kapasitas lebih dari 15 ton karena kendaraan besar itu diarahkan melalui jalur Pantura yakni Lumajang-Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi.

”Pengalihan jalur disebabkan di Kabupaten Situbondo sedang ada perbaikan dengan menggunakan jembatan darurat (bailey) dengan kapasitas maksimal 15 ton,” tutur Gatot Triyono.

Kemudian untuk arus lalu lintas dari arah Surabaya dan Lumajang menuju Banyuwangi dan sebaliknya, diarahkan melalui Leces-Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi.

”Untuk jalur alternatif di sekitar Alas Gumitir tidak disarankan, karena badan jalan kecil, jalan tidak beraspal, dan tidak ada penerangan jalan, sehingga hanya diperuntukkan sebagai sarana mobilitas masyarakat setempat karena kawasan itu jalan perkebunan,” terang Gatot Triyono.

Kepala BBPJN Jawa Timur-Bali Gunadi Antariksa mengatakan, penutupan jalan nasional di jalur Gumitir yang merupakan akses jalur yang menghubungkan Kabupaten Jember-Banyuwangi selama dua bulan pada 24 Juli hingga 24 September 2025.

”Kami memantapkan langkah untuk menutup jalan nasional di Jalur Gumitir atau ruas Sumberjati - batas Kabupaten Banyuwangi, tepatnya di KM 233+500 yang dikenal sebagai Tikungan Mbah Singo,” papar Gunadi Antariksa.

Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan mengalihkan kendaraan yang menuju arah Banyuwangi lewat jalur Pantura yakni Probolinggo-Situbondo-Ketapang, dengan rambu peringatan akan dipasang di pintu keluar tol Leces dan lampu merah Kota Probolinggo.

Kemudian rekayasa lalu lintas juga akan diberlakukan di pertigaan alun-alun kota Jember dan perempatan Mangli di Jember. Akan ditempatkan rambu pengarah dan pengalihan arah Banyuwangi untuk lewat Bondowoso-Situbondo-Ketapang.

Begitu juga arah sebaliknya, kata dia, lalu lintas menuju Jember dan Surabaya dialihkan untuk melewati jalur Pantura, sehingga rambu peringatan akan dipasang di Kota Banyuwangi, Srono, Genteng, dan Kalibaru.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore