Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Maret 2026, 05.56 WIB

Surabaya Terapkan Parkir Digital di Taman Bungkul dan Taman Apsari

Petugas Disbub melakukan sosialisasi parkir digital kepada pengunjung dan jukir di Taman Bungkul. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Petugas Disbub melakukan sosialisasi parkir digital kepada pengunjung dan jukir di Taman Bungkul. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Kabar gembira bagi warga Surabaya yang gemar nongkrong di Taman Bungkul dan Taman Apsari. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menerapkan parkir digital atau non tunai. 

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo mengatakan pihaknya mulai melakukan sosialisasi dengan menggandeng lima bank besar, seperti Bank Jatim, BCA, BNI, BRI, dan Bank Mandiri.

Pada tahap awal, Dishub Surabaya membuka gerai khusus (booth) kartu e-money atau uang elektronik di Taman Bungkul dan Taman Apsari. Tujuannya untuk membantu masyarakat beralih dari pembayaran tunai menjadi digital.

"Di gerai ini, kami memfasilitasi warga yang belum memiliki kartu uang elektronik. Masyarakat bisa membeli kartu dengan harga Rp 20 ribu yang sudah berisi saldo senilai Rp 20 ribu, kartunya gratis," ucapnya, Senin (16/3).

Tidak hanya memberikan pelayanan kartu uang elektronik gratis, Dishub juga memasang rambu-rambu dan banner. Rambu dan banner itu, berguna sebagai petunjuk bahwa di titik tersebut sudah tersedia fasilitas parkir non tunai.

“Kami akan lengkapi dengan toa atau pengeras suara. Nanti anggota kami akan keliling menginformasikan warga Surabaya menggunakan kartu uang elektronik atau e-toll dan QRIS," imbuhnya.

Trio mengungkapkan, penerapan pembayaran parkir non tunai ini dilakukan secara bertahap di titik parkir resmi Dishub Surabaya. Setidaknya ada 450 titik lokasi yang akan diterapkan parkir digital, termasuk Taman Apsari dan Bungkul.

Dishub mendorong jukir untuk membuka rekening Bank Jatim agar skema bagi hasil 60 persen untuk Pemkot dan 40 persen untuk jukir bisa langsung ditransfer secara transparan ke rekening masing-masing.

Selain itu, Dishub menyediakan alat Smart Parking Solution (SPS) untuk mempermudah transaksi non-tunai, sehingga jukir bisa melayani pembayaran lebih modern dan aman tanpa harus bergantung pada uang tunai.

“ATM ini wajib, karena prosedur bagi hasil (antara Pemkot dan Jukir) langsung masuk ke rekening jukir. Kami ingin memastikan kesejahteraan mereka terjaga melalui sistem yang jelas,” tegas Trio. 

Salah satu pengunjung Taman Bungkul, Andri Priambodo mengapresiasi fasilitas parkir digital di Surabaya. Menurutnya sistem ini memudahkan masyarakat, sehingga lebih tertata dan meminimalisir praktek jukir liar.

“Ya bagus, tetapi kalau sudah menggunakan sistem ini, paling tidak tetap ada yang menata kendaraannya, kalau misalkan ada kehilangan atau kerusakan, apakah juga ada penanggung jawabnya,” ucap warga Semolowaru itu. 

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore