Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Juli 2025 | 22.08 WIB

Pemulihan Ekologis Teluk Lingga: 4.000 Mangrove Ditanam di Kutai Timur

Teknologi berupa sensor Internet of Things (IoT) dihadirkan dalam penanaman mangrove di Teluk Lingga, Sangatta Utara, untuk melacak lokasi, perkembangan, dan kontribusi penyerapan karbon. (istimewa) - Image

Teknologi berupa sensor Internet of Things (IoT) dihadirkan dalam penanaman mangrove di Teluk Lingga, Sangatta Utara, untuk melacak lokasi, perkembangan, dan kontribusi penyerapan karbon. (istimewa)

JawaPos.com - Kawasan pesisir Teluk Lingga di Sangatta Utara, Kutai Timur, mulai memasuki fase pemulihan ekologis setelah mengalami degradasi akibat aktivitas manusia. Sebanyak 4.000 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata ditanam di area seluas 20 hektare, sebagai bagian dari program rehabilitasi terpadu yang menggabungkan aksi lingkungan, partisipasi publik, dan pemanfaatan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI).

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Arkara Prathama Energi (Arkara Energi), Jejakin, dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup dan Hari Laut Sedunia. Selain penanaman mangrove, dilakukan pula transplantasi 500 stek terumbu karang di perairan Teluk Lingga, bekerja sama dengan komunitas pelestari laut Forum Alien Mangrove.

Jejakin menghadirkan dukungan teknologi berupa sensor Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan sistem pemantauan pohon berbasis AI. Teknologi ini memungkinkan pelacakan perkembangan pohon secara transparan dan akurat, mulai dari lokasi tanam, pertumbuhan, hingga estimasi kontribusinya terhadap penyerapan karbon dan pemulihan ekosistem.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menyambut baik program ini dan mendorong perusahaan-perusahaan lain untuk turut terlibat aktif dalam pemulihan lingkungan di daerah. "Kami mengapresiasi Arkara Energi dan Jejakin atas inisiatifnya. Penanaman mangrove adalah bentuk tanggung jawab lingkungan. Kami berharap lebih banyak perusahaan mengambil peran serupa dalam mendukung penghijauan di seluruh wilayah Kutai Timur," katanya, dalam keterangan tertulis, Kamis (17/7).

Aksi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan dan ketahanan iklim. Di mana Ekosistem pesisir adalah garis pertahanan terakhir terhadap krisis iklim. "Mangrove merupakan benteng alami yang harus kita jaga dan pulihkan bersama. Kami berharap langkah ini menjadi pemantik gerakan lingkungan yang lebih luas dan berkelanjutan," ujar Direktur Utama Arkara Energi, Ivan Victor Salim.

Dewi Bintang, Impact Delivery Jejakin, menjelaskan bahwa teknologi AI dan IoT memungkinkan pelacakan pohon secara transparan untuk mengukur dampak ekologis secara nyata. "Melalui teknologi pemantauan yang kami kembangkan, setiap pohon dapat dilacak mulai dari lokasi tanam, perkembangan, hingga dampak ekologisnya. Pendekatan ini memungkinkan kita menilai keberhasilan bukan hanya dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dari kontribusinya terhadap pemulihan lingkungan pesisir," ucapnya.

Ketua Panitia Acara, Eko Sugiarto, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat simbolik, tetapi membawa misi edukasi dan pemberdayaan masyarakat. "Penanaman mangrove ini bertujuan untuk mencegah abrasi pantai, meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat, mendukung penyerapan karbon, serta mitigasi perubahan iklim," ujarnya.

Sebagai bagian dari kegiatan sosial yang mendampingi program lingkungan ini, pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dilakukan untuk anak-anak sekolah di sekitar lokasi. Kegiatan ini menjadi simbol keterlibatan komunitas lokal dalam membangun masa depan pesisir yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore