Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko dan jajaran menangkap 66 orang preman dan anggota ormas yang nakal dan membuat onar. (Polri)
JawaPos.com - Polres Serang dan seluruh jajarannya bergerak cepat menindak aksi premanisme dan organisasi masyarakat (ormas) nakal. Dalam sepekan, sebanyak 66 orang mereka amankan, 2 diantaranya kedapatan terlibat dalam kasus narkoba.
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menyampaikan bahwa dari total 66 orang yang diamankan oleh jajarannya, ada 13 orang yang menjalani proses hukum. Mereka terbukti melakukan sejumlah tindak kriminal seperti pengancaman, kepemilikan senjata, tindak kekerasan, serta penipuan terhadap pencari kerja di sejumlah perusahaan.
”Sejak dimulainya Operasi Pekat Premanisme pada 1 Mei kemarin, sebanyak 66 pelaku berhasil kami amankan dari sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Serang. Sebagian besar adalah oknum ormas,” kata dia pada Kamis (8/5).
Condro menyebut, 2 dari 13 orang yang diproses hukum ketahuan terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Kini mereka sudah berstatus sebagai tersangka dan dipastikan bakal diadili sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku di Indonesia.
”Untuk yang (terlibat penyalahgunaan) narkoba masih kami kembangkan guna menangkap jaringannya,” kata dia.
Berkaitan dengan pelaku premanisme lainnya, lanjut Condro, pihaknya telah memulangkan mereka karena tidak memenuhi unsur pelanggaran pidana. Sebelum dipulangkan mereka menjalani pesantren kilat dan mendapat siraman rohani di Masjid As-Salam di bawah bimbingan imam masjid dan pengawasan kapolres.
”Para pelaku premanisme selanjutnya membuat pernyataan tertulis tidak akan lagi melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat. Dan diberi nasihat agar tidak bosan mencari pekerjaan yang layak agar mendapat penghasilan tetap untuk keluarga,” terang dia.
Condro pun menyebut, operasi pemberantasan premanisme dilaksanakan sesuai instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang disampaikan oleh Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto. Tujuannya untuk mengatasi praktik premanisme yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan iklim investasi nasional. (*)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
