
Buron kasus narkoba berjuluk The Doctor saat ditangkap oleh Polri di Penang, Malaysia. (Polri)
JawaPos.com-Sempat buron dan melarikan diri ke luar negeri, Tim Set NCB Interpol Divhubinter Polri berhasil menangkap Andre Fernando Tjhandra (AFT) di Penang, Malaysia, pada Minggu (5/4). Bandar narkoba yang dijuluki The Doctor itu diringkus oleh Polri bersama Special Branch Polis Diraja Malaysia (PDRM) sekitar pukul 13.44 waktu setempat.
Penangkapan Andre merupakan bagian dari proses hukum yang dilaksanakan oleh Polri dalam kasus narkoba yang menyeret mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro. Sebagai bandar, Andre diduga berjejaring dengan Erwin Iskandar alias Ko Erwin. Tidak hanya itu, Andre diduga terlibat dalam jejaring peredaran narkotika lintas negara.
”Penangkapan terhadap DPO berinisial AFT merupakan hasil kerja sama yang solid antara NCB Interpol Polri dengan Special Branch PDRM. Kami telah melakukan pemantauan dan operasi pencarian sejak awal Maret 2026 hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan di Penang,” kata Ses NCB Interpol Divhubinter Polri Brigjen Pol Untung Widyatmoko pada Selasa (7/4).
Sebelum ditangkap di Penang, Andre sempat lolos dari kejaran petugas di Kuala Lumpur. Namun, petugas terus mengejar yang bersangkutan hingga berhasil diringkus. Menurut Untung, penangkapan itu merupakan bentuk komitmen instansinya untuk memburu para pelaku kejahatan lintas negara, khususnya yang melarikan diri ke luar negeri.
Dalam jejaringnya di Indonesia, Andre diduga berperan sebagai distributor utama. Dia memasok berbagai jenis narkotika. Berdasar hasil pendalaman, dia diketahui telah memasok sabu dan cartridge vape yang mengandung zat etomidate. Kiriman narkoba melalui jalur darat, laut, dan pengiriman kargo, termasuk menyembunyikan sabu di dalam boneka yang dikemas dalam kotak kado.
”Setelah proses administrasi selesai, yang bersangkutan dipulangkan ke Indonesia untuk menjalani proses hukum lebih lanjut oleh penyidik Dittipid Narkoba Bareskrim Polri,” terang Untung.
Oleh Bareskrim Polri, Andre dijerat menggunakan sejumlah pasal dalam Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Diantaranya Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), serta Pasal 132 ayat (1), terkait peredaran, kepemilikan, dan keterlibatan dalam jaringan sindikat narkotika. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022