Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Maret 2024 | 05.25 WIB

Terpengaruh Tren di TikTok, 23 Siswi SMPN 2 Saptosari Gunungkidul Menyayat Tangan Sendiri dengan Silet

Suasana di SMPN 2 Saptosari pada Rabu (6/3/2024). - Image

Suasana di SMPN 2 Saptosari pada Rabu (6/3/2024).

JawaPos.com - Sedang marak tren self harm di SMPN 2 Saptosari, Gunungkidul. Self harm adalah sebuah tindakan menyakiti diri sendiri untuk menghilangkan rasa frustrasi, stres, dan berbagai macam emosi.

Wakil kepala sekolah SMPN 2 Saptosari Mujiono Spd mengatakan kasus self harm dilakukan oleh pelajar putri. Mereka kedapatan melukai diri sendiri dengan cara menyayat tangan dengan silet. Kasus ini terpantau sejak akhir tahun lalu.

"Ada 23 anak melukai diri sendiri dengan silet. Pada bagian pergelangan tangan disayat dengan silet," kata Mujiyono, Rabu (6/3/2024), dilansir Radar Jogja (Jawa Pos Group).

Sebanyak 23 anak tersebut semuanya berjenis kelamin perempuan. Mereka menjadi korban pengaruh negatif media sosial platform TikTok.

"Faktor kedua (pemicu self harm) karena keluarga," ujarnya.

Dari total 328 siswa SMPN 2 Saptosari, sebanyak 30 persen tidak mendapat pengasuhan langsung dari orang tua. Si anak hanya tinggal bersama dengan nenek atau kakek.

"Sementara orang tuanya bekerja ke luar kota," jelasnya.

Pihak sekolah pun langsung bergerak cepat melakukan pembinaan. Selain anak, pihak orang tua juga telah dipanggil untuk dicarikan jalan keluar.

"Kami juga berkomunikasi dan konsultasi dengan Puskesmas Saptosari," ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Heri Nugroho mengaku prihatin dengan munculnya kabar tren self harm di kalangan pelajar.

"Segera kami komunikasikan dengan dinas pendidikan, ini tidak bisa diselepelekan," kata Heri Nugroho.

Mengingat kasusnya terjadi pada pelajar, pihaknya menyoroti kinerja guru Bimbingan Konseling (BK). Jangan sampai guru BK hanya formalitas dan tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gunungkidul Nunuk Setyowati belum bisa dimintai tanggapan terkait dengan trend self harm di dunia pendidikan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore