Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 November 2023 | 21.56 WIB

MUI Manado Harapkan Aparat Keamanan Usut Tuntas Kasus Bentrokan massa di Bitung

Gencatan senjata membawa secercah harapan bagi warga Palestina. (aljazeera) - Image

Gencatan senjata membawa secercah harapan bagi warga Palestina. (aljazeera)

JawaPos.com–Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Manado Yaser Bin Salim Bachmid mengharapkan aparat keamanan dan pemerintah menelusuri dan mengusut sampai tuntas kasus di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Massa aksi bela Palestina terlibat bentrok dengan salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut).

”Saya harap pemerintah dan aparat keamanan menelusuri kasus ini agar tidak berkembang kemana-mana,” kata Yaser seperti dilansir dari Antara di Manado, Minggu (26/11).

Dia mengatakan, sampai saat ini, kondisi Kota Bitung dan Sulut pada umumnya dalam keadaan aman dan damai. Keributan yang terjadi di Kota Bitung dengan cepat diatasi Pemkot dan Forkopimda Bitung.

”Kami selaku tokoh agama mengapresiasi tindakan cepat yang dilakukan pemerintah dan Forkopimda Bitung yang langsung mengamankan dan sangat cepat lakukan pertemuan dengan tokoh agama, pemuka ormas serta kesepakatan dari dua kelompok yang bertikai,” ujar Yaser Bin Salim Bachmid.

Dia menjelaskan, Pemkot Bitung, Gubernur Sulut, bahkan Kapolda Sulut terus memantau kejadian di Kota Bitung.

”Terima kasih atas langkah-langkah yang dilakukan semua pemangku kepentingan demi keadaan Kota Bitung yang aman,” jelas Yaser Bin Salim Bachmid.

Ketua MUI Manado itu mengimbau, seluruh masyarakat yang berada di luar Provinsi Sulut yang menerima potongan video maupun foto yang terjadi di Kota Bitung, jangan terpancing.

”Semuanya kita serahkan kepada aparat keamanan dan pemerintah, agar kejadian ini tidak terjadi lagi,” papar Yaser Bin Salim Bachmid.

Sementara itu, Wali Kota Bitung Maurits Mantiri mengatakan, atas nama pemerintah menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Kota Bitung untuk bersama-sama menjaga situasi dan kondisi tetap kondusif.

”Mari menjaga kedamaian dan keamanan, karena daerah ini terkenal dengan masyarakat yang sangat toleransi, jangan mudah terprovokasi oknum-oknum yang menginginkan perpecahan di kota ini,” kata Maurits Mantiri.

Sebelumnya, Sabtu (25/11) sore, terjadi bentrok antara massa aksi bela Palestina dengan salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Bitung, Sulut.

Maurits mengatakan jika ada hal-hal yang mencurigakan segera laporkan kepada aparat pemerintah, TNI maupun Polri terdekat, atau Hubungi Call Center 112. ”Layanan Call Center 112 merupakan layanan gratis, bisa diakses 24 jam,” terang dia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore