Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 September 2023 | 17.11 WIB

Diduga Ada Oknum yang Sengaja Membakar, Gunung Budheg Tulungagung Alami Karhutla

Petugas gabungan Tahura T Soerjo memadamkan karhutla Gunung Arjuno - Welirang yang terus meluas. - Image

Petugas gabungan Tahura T Soerjo memadamkan karhutla Gunung Arjuno - Welirang yang terus meluas.

JawaPos.com - Gunung Budheg yang berada di Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung mengalami insiden kebakaran pada Minggu (10/9) lalu. Kebakaran tersebut terjadi siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut pengakuan warga sekitar, Agus Utomo mengungkapkan dugaan kebakaran di Gunung Budheg Tulungagung lantaran tindakan sengaja. Sayangnya, motif oknum melakukan pembakaran belum diketahui.

“Ini (kebakaran di Gunung Budheg, Red) memang sengaja dibakar. Motifnya belum tahu. Bisa jadi karena mencari kayu bakar atau perburuan satwa liar,” ungkapnya dikutip dari Radar Tulungagung (Jawa Pos Group) Kamis (14/9).

Kebakaran tersebut mulai diketahui setelah muncul kepulan asap di bagian lereng selatan Gunung Budheg, tepatnya di bawah rimbun pohon bambu.

Meski tidak menelan korban jiwa, dampak kebakaran ini mengakibatkan sekitar 70 persen tanaman perintis dan tanaman rimba hangus.

Itu bukan kali pertama terjadi kebakaran di Gunung Budheg. Selanjutnya, Agus mengungkapkan bahwa nyaris setiap tahun terjadi insiden kebakaran. Dan di tahun ini merupakan kebakaran setelah terakhir terjadi tiga tahun lalu.

“Pasti rugi tanaman kecil, terutama tanaman rimba yang tumbuh. Akibatnya mematikan tanaman kecil. Kebakaran ini hampir setiap tahun, ini baru kebakaran lagi setelah kebakaran terakhir tiga tahun lalu,” imbuhnya.

Pohon keras yang memiliki kualitas kayu terbaik tidak luput dari si jago merah. Beberapa jenis kayu antara lain: sono, jati, walikukun, hingga akasia. Umur pohon tersebut rata-rata sudah mencapai lebih dari 15 tahun.

Di mana pohon dengan umur tersebut sudah mempunyai akar yang kuat guna menahan erosi. Ia berharap agar ada sosialisasi dan edukasi dari pemerintah terkait untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga alam.

"Perlu adanya sosialisasi. Belum ada gerakan di musim kemarau dari pecinta lingkungan. Ya seperti membuat tim mitigasi bencana kebakaran di musim kemarau,” pungkasnya.
Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore