
Pengunjung saat membaca buku di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Jumat (23/4/2021). Hari Buku Sedunia 2021 atau World Book Day diperingati pada 23 April setiap tahunnya. Peringatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terkait minat dan pentingnya membaca
JawaPos.com - Pemkot Binjai, Sumatera Utara (Sumut), berupaya menggairahkan daya baca siswa tingkat SD, SMP, dan SMA. Peningkatan daya baca itu diharapkan disertai dengan menggairahkan dunia literasi siswa.
Upaya itu selain dengan cara menambah jumlah perpustakaan juga disertai dengan mengikuti perkembangan digital. Mengadopsi sistem digitalisasi untuk mengimbangi keterjangkau literatur sebagai sumber bacaan siswa.
Wali Kota Binjai Amir Hamzah menuturkan, sistem digitalisasi terus berkembang di Indonesia. Perkembangan itu harus dimanfaatkan secara baik dan baik oleh siswa didik. Di antaranya mengoptimalkan aplikasi pelajar seperti Troya Academic Platform (TAP).
"Kita tidak boleh ketinggalan. Secara umum sistem digitalisasi sudah dipergunakan, baik di pusat perbelanjaan, dan pembayaran lainnya. Sektor pendidikan yang harus memanfaatkan sistem digitalisasi," ujar Wali Kota Binjai Amir Hamzah di rumah dinasnya, Kota Binjai, Rabu (8/2).
Troya Academic Platform (TAP) dikelola oleh PT Troya Digital Mesail, Yogyakarta. TAP adalah platform media sosial berbasis perpustakaan digital yang telah digunakan oleh 2.200 sekolah yang tersebar di 16 provinsi. Jumlah user active-nya 100 ribu.
Kepala Dinas Pendidikan Binjai Edi Mulia mengatakan, pihaknya berupaya menyiapkan progam digitalisasi untuk memberikan kemudahan bagi sekolah. Digitaliasi diharapkan memudahkan pihak sekolah berkomunikasi dengan siswa dalam sistem belajar mengajar.
"Kami berharap program digitalisasi yang dikelola oleh PT Troya Digital Mesail mampu meningkatkan minat baca dan kualitas pendidikan di Binjai," ujar Edi Mulia.
CEO Troya Academic Platform (TAP) Yodan Tunggul Pranata mengatakan, pihaknya terus mendorong implementasi TAP di seluruh pelosok negeri. Apalagi indeks membaca di Indonesia masih jauh dibanding negara lain. Dia mengklaim TAP memudahkan sekolah, perpustakaan, dan pemerintah daerah mengagregasi infrastruktur literasi tanpa harus over budgeting. "Transformasi digital adalah jalan masuk kita menuju Indonesia yang berliterasi, merdeka membaca, merdeka belajar,” terangnya.
Yodan Tunggul Pranata melanjutkan, TAP berkomitmen dalam lima tahun ke depan untuk mengimplementasikan module dan appliancenya di 217 ribu sekolah, perpustakaan daerah, maupun LSM bidang literasi. "Hal ini agar kami dapat berkontribusi pada cita-cita undang-undang untuk memeratakan akses pendidikan di penjuru negeri dari Sabang sampai Merauke," tandasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
