
Suporter dari berbagai wilayah berkumpul di Stadion Kanjuruhan Malang. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–”Bonek Arema, kita sodara! Bonek Arema, kita sodara!”
Chant perdamaian antara suporter Arema dan suporter Persebaya, bonek, menggema di Stadion Kanjuruhan Malang. Chant itu digemakan dalam acara tahlil dan pengajian akbar 7 hari pecahnya tragedi Kanjuruhan Malang, Jumat (7/10).
Suporter Arema tampak guyub dengan beberapa perwakilan suporter dari berbagai wilayah. Beberapa di antaranya, Deltras Mania, suporter dari Sidoarjo FC; Persela, suporter Lamongan FC; Bobotoh, suporter Persib, dan banyak lagi.
”Selamat datang Bonek Mania! Salam satu nyali! Wani!" Seru suporter Arema sambil mengangkat syal suporter dari berbagai wilayah.
Gema perdamaian itu bersanding dengan salawat dan Yaasin serta Tahlil yang dibacakan di seluruh penjuru Stadion Kanjuruhan Malang. Puluhan ribu suporter itu hadir di Stadion Kanjuruhan untuk mengirimkan doa pada 131 korban meninggal dunia dari tragedi Kanjuruhan.
Meski gerimis turun, suporter Arema bersama suporter dari wilayah lain terus menggemakan doa ke tiap sudut Stadion Kanjuruhan. Mereka juga menggantungkan syal mereka di tiap gate, tempat para suporter berupaya keluar dari dalam stadion dan menyelamatkan diri dari gas air mata.
”Ini jadi bukti bahwa semua persaingan hanya 90 menit di dalam stadion. Selebihnya kita semua saudara,” kata salah satu suporter.
Bukan hanya suporter dewasa, banyak anak yang ikut berdoa. Beberapa di antaranya masih berusia 5 tahun. Salah satunya adalah KP, 3.
”Saya bawa anak saya untuk berdoa bersama,” kata LS, 30, ayah dari KP.
KP dipanggul di atas pundak LS sambil menyanyikan chant suporter. KP beberapa kali tertawa lepas.
Beberapa suporter yang hadir juga mengenakan atribut dari wilayah lain. Ada suporter yang mengenakan baju hijau yang menjadi warna simbol bonek.
Gelaran pengajian bersama malam itu (7/10) seolah menyiratkan bahwa tidak ada lagi permusuhan di dunia suporter. Seluruh suporter yang hadir juga saling berdoa supaya tak ada lagi tragedi serupa di dunia sepak bola Indonesia.
”Kami berharap supaya tidak ada lagi kasus serupa. Salam satu jiwa! Arema!" Seru Anto, salah satu senior suporter Arema sebelum menutup acara.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
