
Polda Kalsel merilis tangkapan terbesar tindak pidana narkoba pada Senin (16/3). Firman/Antara
JawaPos.com–Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan berhasil mengungkap penyelundupan 208 kilogram sabu-sabu dan 13,912 kilogram pil ekstasi.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombespol Iwan Eka Putra menjelaskan, pengungkapan itu berawal dari informasi masyarakat tentang penyelundupan narkoba ke Kalsel asal Malaysia melalui perbatasan di Kalimantan Utara. Tim lapangan yang dipimpin Wakil Direktur Resnarkoba Polda Kalsel AKBP Budi Hermanto dan Kasubdit 2 Kompol Ugeng Sudia Permana langsung bergerak melakukan pemantauan selama beberapa hari.
Akhirnya pada 13 Maret, tersangka DA, 25, melintas mengendarai mobil di Jalan Ahmad Yani Km 274, Simpang Empat Desa Jaro, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Dia membawa narkoba yang ditemukan petugas dalam sembilan buah tas jinjing di mobilnya. Tas itu berisi puluhan paketan sabu-sabu dengan berat total 208 kilogram dan pil ekstasi sebanyak lima bungkus berisi 53.969 butir.
”Tentunya kami tak ingin berhenti hanya pada kurirnya saja. Tim terus melakukan pengembangan untuk bisa menangkap bandar besarnya. Sulit memang karena mereka jaringan sel terputus. Namun, anggota harus tetap semangat bisa mengungkapnya,” ujar Iwan seperti dilansir dari Antara pada Senin (16/3).
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menyatakan, akan menyiapkan penghargaan khusus kepada anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel atas pengungkapan tersebut. Narkoba berjumlah fantastis tersebut tak pernah dia bayangkan bisa terungkap oleh Polda Kalsel.
"Ini hasil kerja luar biasa dari aparat. Baru saja kemarin diungkap 22,7 kilogram sabu-sabu jaringan Malaysia. Sekarang dibongkar lagi 208 kg sabu-sabu dan 13,9 kg ekstasi. Kalsel benar-benar dibombardir jaringan pengedar skala internasional,” tutur Sahbirin.
Menurut Sahbirin, butuh kerja keras tanpa henti memberantas peredaran narkoba agar warga Kalimantan Selatan terselamatkan dari racun narkoba. ”Saya tidak bisa membayangkan jika narkoba sebanyak ini sampai beredar. Rusaklah generasi bangsa,” kata Sahbirin.
Anggota Komisi III DPR Habib Aboe Bakar Alhabsyi berjanji segera melaporkan pengungkapan super besar itu kepada Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis. Keberhasilan Polda Kalsel menjadi rekor tangkapan terbesar untuk tingkat polda setelah Polda Metro Jaya yang sebelumnya juga pernah menggagalkan upaya peredaran 288 kilogram sabu-sabu.
”Ini prestasi gemilang dalam penggagalan penyelundupan narkoba. Ini layak diapresiasi oleh Kapolri,” ujar Habib Aboe Bakar.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=5YrgmbL6AEw
https://www.youtube.com/watch?v=4X4IszahmFk
https://www.youtube.com/watch?v=lLcXufbqoe0
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022