Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Februari 2019 | 01.35 WIB

TNI AU Usir Paksa Demonstran Dalam Simulasi Kerusuhan Jelang Pemilu

Simulasi kerusuhan saat perhitungan surat suara pada Pemilu 2019 mendatang di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, Jumat (8/2). - Image

Simulasi kerusuhan saat perhitungan surat suara pada Pemilu 2019 mendatang di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, Jumat (8/2).

JawaPos.com - Sejumlah prajurit TNI Angkatan Udara (AU) Pekanbaru, Riau, mengusir paksa puluhan masyarakat yang menggelar aksi demonstrasi di depan Mako Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (8/2). Demo ini, merupakan simulasi kerusuhan saat Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang.


Tampak ratusan masyarakat yang tak puas atas perhitungan surat suara, melakukan kerusuhan. Mereka melemparkan botol air mineral dan benda lainnya ke aparat karena kesal pasangan presiden yang didukungnya tak menang.


Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka mengatakan, dalam skenario latihan simulasi, diasumsikan bahwa aksi yang dilakukan massa yang tidak puas dengan hasil perhitungan suara.


“Mereka melakukan orasi, pembakaran ban bekas dan akhirnya masa menjadi anarkis. Sehingga aparat keamanan mengambil tindakan dengan menyemprotkan air menggunakan kendaraan water canon milik Lanud Roesmin,” ujar Ronny, Jumat (8/2) sore.


Ronny menyebutkan, setelah petugas menyiram air, para demonstran semakin brutal. Sehingga suasana mendadak mencekam.


Kadisops Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Pnb Jajang Setiawan yang juga sebagai penanggung jawab, berupaya melakukan pendekatan kepada pendemo dengan cara persuasif. Lalu dilakukan kesepakatan kedua belah pihak, akhirnya korban nyawa dan perusakan sarana atau prasarana bisa diatasi.


"Aksi massa akhirnya dapat diredam setelah aparat mengamankan koordinator aksi yang dianggap sebagai provokator. Situasi dapat diatasi dengan aman dan lancar. Sehingga para pendemo membubabarkan diri," kata dia.


Menurut Ronny, kegiatan simulasi ini dilakukan untuk mengasah kembali kemampuan prajurit. Supaya dalam menanggulangi demontrasi dapat diatasi secara baik.


"Kegiatan ini juga perintah dari Komando atas untuk mempersiapkan pengamanan terkait pemilihan legislatif dan pemilihan presiden pada bulan April mendatang. Kami berharap agar latihan ini dapat diaplikasikan dalam tugas membantu polisi dan pemerintah jika dibutuhkan," paparnya.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore