Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 November 2018 | 04.18 WIB

Luruk Bawaslu, Ratusan Ojol di Malang Minta Prabowo Minta Maaf 

DEMO PRABOWO: Para pengojek online berdemo di depan Bawaslu Kabupaten Malang, Jumat (23/11. Mereka mendesak Prabowo agar meminta maaf karena perkataannya dirasa menyinggung para ojol. - Image

DEMO PRABOWO: Para pengojek online berdemo di depan Bawaslu Kabupaten Malang, Jumat (23/11. Mereka mendesak Prabowo agar meminta maaf karena perkataannya dirasa menyinggung para ojol.

JawaPos.com - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Malang berunjuk rasa di depan Kantor Bawaslu setempat di Jalan Trunojoyo, Kepanjen, Jumat (23/11). Merasa tersinggung, mereka mendesak calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto agar meminta maaf.


Mereka beranggapan, tidak semestinya ucapan Capres setenar Prabowo Subianto, justru merendahkan pekerjaan ojol. "Tuntutan kami hanya satu, Pak Prabowo harus minta maaf dan klarifikasi di media atas perkataanya yang merendahkan pengemudi ojek online," tegas Koordinator Pendemo Wibi Kristanto di sela-sela aksi.


Dengan berjalan kaki, ratusan pengemudi ojek mendatangi kantor Bawaslu. Mereka membawa poster bertuliskan sejumlah kecaman dan sindiran.


Menurut pendemo, ojol sudah memberikan nilai ekonomi bagi negara. Diantaranya, mengurangi pengangguran. "Ekonomi bangsa ini terbantu dengan adanya ojek online. Warung-warung makan yang dulunya sepi, sekarang ramai karena menggunakan jasa ojek online," kata Wibi. 


Menurut Wibi, pekerjaan sebagai pengemudi ojek bukan pekerjaan hina. Karena yang mereka lakukan halal, bukan pekerjaan kotor. "Kami jadi tukang ojek pakai uang untuk beli bensin dan pulsa. Semua provider diuntungkan dengan adanya ojek online," bebernya. 


Masih kata Wibi, sebagai calon Presiden, Prabowo seharusnya bisa menjaga perkataan agar tidak menyakiti orang lain. "Prabowo itu orang besar. Jangan merugikan rakyat kecil. Kami bukan maling dan jangan rendahkan kami,” ujarnya.


Usai berorasi, lima orang pendemo bertemu dengan tiga Komisioner Bawaslu Kabupaten Malang untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutannya.


Komisioner Bawaslu Kabupaten Malang Divisi SDM, Umar Khayam menjelaskan, mereka akan menyampaikan aspirasi kawan-kawan ojek online ke Bawaslu Provinsi. "Karena apa yang disampaikan Capres nomor dua sesuai tuntutan pengunjuk rasa hari ini, lokasi kejadiannya di daerah lain," pungkas Umar Khayam.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore