Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Oktober 2018 | 04.36 WIB

Akhir Desember 2018, Jalan Tol Semarang-Batang Direncanakan Beroperasi

SEGERA DIOPERASIKAN: Jembatan Kali Kutho yang berada di salah satu ruas tol Semarang-Batang, Rabu (17/10). - Image

SEGERA DIOPERASIKAN: Jembatan Kali Kutho yang berada di salah satu ruas tol Semarang-Batang, Rabu (17/10).

JawaPos.com - Jalan tol Trans Jawa Semarang-Batang dipastikan bakal beroperasi pada akhir Desember 2018 mendatang. Rencananya, uji kelayakan operasi infrastruktur sepanjang 75 kilometer ini pun akan dilaksanakan pada 1 sampai 20 Desember 2018.


"Biasanya dioperasikan tanpa tarif satu minggu. Setelah itu baru dioperasikan dengan tarif. Targetnya setelah 1 Januari 2019 operasi dengan tarif. Jadi operasional tol sudah dimulai di akhir Desember," jelas Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani saat meninjau ruas tol Semarang-Batang di jembatan Kali Kutho Kendal-Batang, Rabu (17/10).


Mengenai progress proyek ini, Desi mengatakan pengerjaan tol yang meliputi lima seksi tersebut telah mencapai rata-rata 93 persen. Fisik konstruksi tol ditarget rampung secara keseluruhan pada 30 November 2018 besok.


"Kita terus kejar pengerjaan fisiknya. Kendalanya memang pembebasan tanah. Kalau belum bebas belum bisa dikerjakan," sambungnya.


Terkait kendala pembebasan lahan ini, menurut Desi, memang telah beberapa kali disebutkan pihak PT. Jasa Marga sebelumnya. Proses penyelesaian pembebasan lahan tol Semarang-Batang sendiri sebetulnya juga sudah mundur dari target September menjadi akhir Oktober 2018.


Pembebasan lahan utamanya diperlukan untuk adanya lahan tambahan di koneksi simpang susun Krapyak Kota Semarang. Seperti beberapa di Kecamatan Semarang Barat dan Ngaliyan. "Ada pesantren yang belum pindah. Tapi tanggal 20 November dipastikan sudah pindah dan akan dibongkar," cetusnya.


Ari Iriyanto, selaku Direktur Utama PT Jasa Marga Semarang-Batang menambahkan, total ruas tambahan yang dibutuhkan sebanyak 67 hektare. Hanya sebuah bangunan masjid dan pesantren di Kecamatan Ngaliyan tadi yang menurutnya menjadi kendala untuk untuk kontruksi ruas utama tol.


Bagaimanapun, pihaknya tetap mengupayakan agar target pembebasan lahan rampung Oktober 2018 bisa tercapai. "Tentu dengan koordinasi dan sinergi semua pihak agar akhir tahun tol ini bisa dioperasikan," imbuhnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore