
ILUSTRASI: Proses pembebasan lahan tambahan untuk proyek Tol Semarang-Batang dipercepat. Dengan durasi singkat, diharapkan keseluruhan proses sudah kelar.
JawaPos.com - Proses pembebasan lahan tambahan untuk proyek Tol Semarang-Batang dipercepat. Dengan durasi singkat, diharapkan keseluruhan proses sudah kelar.
“Ini sudah kami siapkan, bentuk pembayarannya adalah buku tabungan yang sudah berisi uang. Jadi warga tinggal menyerahkan sertifikat lengkap kepada kami, dan kami berikan langsung uangnya,” jelas Kasi Pengadaan Tanah Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Semarang, Wibowo Suharto, Kamis (11/10).
Wibowo mengungkap, bahwasanya saat ini masih dibutuhkan sekitar 21 hektare tanah untuk wilayah Kota Semarang agar proyek bisa terlaksana. Dimana total ada 47 bidang yang menjadi prioritas untuk penambahan lahan ini.
"Ada 33 bidang di Kelurahan Kembangarum (Kecamatan Semarang Barat), dan 14 di Purwoyoso (Kecamatan Ngaliyan),” sambungnya. Sesuai penuturannya, total luas bidang yang dibebaskan di Kelurahan Kembangarum mencapai 3.252 meter persegi. Sedangkan di Kelurahan Purwoyoso mencapai 1.844 meter persegi.
Lebih lanjut, pembiayaan total yang dikeluarkan untuk ganti lahan ini, tambahnya, di Kembangarum terkucur Rp 19,2 miliar. Kemudian di Purwoyoso senilai Rp 7,5 miliar.
Mengenai kendalanya, Wibowo mengaku tidak ada persoalan berarti. Permasalahan, menurutnya, dapat diatasi dengan singkat. “Paling cuma ada bidang yang kena sedikit, tapi pemiliknya minta dibeli semua. Atau soal hitungan kerugian usaha yang belum ketemu. Saat ini sedang dilakukan negosiasi dan appraisal-nya,” cetusnya.
Sementara, Manajer Pengendalian Lahan PT. Jasamarga Semarang-Batang, Hadi Susanto mengatakan, tambahan lahan yang dibutuhkan untuk proyek ini secara total adalah 46 hektar. Dimana di dalamnya terdapat 1.481 bidang lahan yang menjadi prioritas untuk dibebaskan.
“Itu yang ingin segera kami selesaikan, agar bisa segera dibangun,” katanya. Rencananya, tahap pembebasan ini dikebut sehingga bisa kelar akhir Oktober besok.
Mengenai lahan prioritas tadi, kata Hadi, saat ini tahap pembebasannya sedang berproses. Untuk wilayah Batang, sudah mencapai 90 persen. “Kendal sudah 50 persen dan di Semarang sudah dilakukan pembayaran hari ini di dua kelurahan (Kembangarum dan Purwoyoso),” ungkapnya.
Hadi menyebut alasan adanya lahan extra untuk jalan tol Semarang-Batang ini dikarenakan perencanaan dan pengerjaan jalan tol tersebut dilakukan secara bersamaan dalam satu waktu. Maka dari itu, potensi penambahan lahan memang ada. “Ini penambahan terakhir. Karena akhir tahun 2018 akan diresmikan," cetusnya.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
