
RAMAI: Puluhan orang dari Papua menenteng senjata tajam berjalan sambil berteriak di daerah Sleman, Rabu (12/9).
JawaPos.com – Beredarnya video puluhan warga Papua sambil menentang senjata tajam berjalan mengitari daerah Seturan, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta ramai diperbincangkan publik, Rabu (12/9). Hal itu semakin diperkeruh lantaran dalam keterangannya menyebut video tersebut merupakan rekaman bentrokan antara warga Papua dengan Ambon.
Kabid Humas Polda DIJ AKBP Yulianto pun langsung mengklarifikasi bahwa video bentrokan itu tidak benar. "Bisa kami sampaikan bahwa aksi tadi bukan bentrokan. Tidak terjadi bentrokan antara warga Papua dengan warga Ambon," katanya, Rabu (12/9) sore.
Terkait dengan video tersebut, menurutnya warga Papua hanya melakukan aksi jalan kaki dengan berteriak-teriak di sepanjang perjalanan dari asrama Pulodadi di Caturtunggal menuju arah Babarsari. Tujuan mereka mendatangi sebuah kafe di wilayah Seturan.
"Mereka hendak mencari pelaku penusukan, karena dini harinya terjadi perkelahian yang mengakibatkan warga Papua mengalami luka tusuk di bagian dada," katanya.
Lanjut, sore ini korban juga sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Situasi jalanan di Seturan juga sudah kondusif. "Mohon tidak menyebarkan informasi yang salah sehingga berakibat situasi tidak kondusif," ucapnya.
Untuk diketahui sebelumnya, warga Papua turun ke jalan di daerah Seturan pada Rabu (12/9) siang. Selama berjalan mereka menenteng sajam. Kendati demikian tidak ada pengerusakan dari aksi tersebut dan tidak ada imbas buruk yang dialami warga sekitar.
Namun aksi puluhan warga Papua tersebut sempat membuat lalu lintas di sekitarnya tersendat, dan menarik perhatian warga. Peristiwa penusukan yang terjadi di sebuah kafe pada dini hari itu pun masih dalam penyelidikan Polsek Depok Barat, Sleman. Beberapa barang bukti telah didapatkan dan menyita Closed Circuit Television (CCTV).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
