
Aksi Pasoepati mendukung Persis Solo di Stadion Sriwedari beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Keinginan Persis Solo untuk menggunakan Stadion Sriwedari sebagai home base sementara sepertinya perlu usaha keras. Pasalnya, Kapolresta Solo, Kombespol Ribut Hari Wibowo menyebut bahwa Stadion yang berlokasi di Jalan Bhayangkara tersebut tidak layak untuk digunakan untuk pertandingan sekelas liga 2.
Ada beberapa catatan yang membuat stadion bersejarah di Kota Bengawan tersebut tidak layak, seperti kapasitas penonton yang terlalu sedikit.
"Kapasitas penonton di Stadion Sriwedari itu maksimal hanya 10 ribu penonton saja," terang Kapolresta kepada JawaPos.com, Senin (20/8).
Kapasitas tersebut dinilai sangat kecil, mengingat selama ini jumlah suporter yang selalu hadir untuk menyaksikan laga Persis Solo di Stadion Manahan di atas 20 ribu orang. Dengan kapasitas yang cukup terbatas tersebut menjadi catatan tersendiri dari sisi keamanan.
Selain itu, Ribut menambahkan, selama ini Stadion Sriwedari juga belum memiliki pagar pembatas antara tribun penonton dan lapangan. Menurutnya, ketiadaan pagar ini menjadi hal yang riskan jika nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Kalau sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kan ini sangat riskan," katanya.
Selain itu, Kapolresta juga menyoroti soal minimnya lahan parkir yang tersedia di kawasan tersebut. Daya tampung kendaraan yang terbatas ini juga bisa berdampak pada faktor keamanan dan juga dari sisi lalu lintasnya.
Maka dari itulah, Kapolresta Solo menyebut jika Stadion Sriwedari masih kurang layak jika digunakan untuk pertandingan sepak bola setingkat liga dua.
Sebelumnya, Manajer Tim, Iwan Setiawan Muhammad mengatakan, bahwa pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk membenahi Stadion Sriwedari agar bisa digunakan. Mulai dari perbaikan penerangan, penyiapan pagar pengaman dan pembenahan fasilitas lainnya. Dengan berbagai pembenahan ini, Iwan optimistis Stadion Sriwedari akan layak digunakan untuk liga dua.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
