
MEMBENGKAK: Arif Daryanto salah seorang pelanggan provider Telkomsel menunjukkan bukti pembayaran terkait pembengkakan tagihannya belum lama ini.
JawaPos.com - Selain kasus pembengkakan tagihan pelanggan kartu pascabayar Telkomsel, ternyata pelanggan juga diresahkan dengan adanya seorang yang mengaku sebagai petugas dari Telkomsel. Petugas tersebut menawarkan bonus poin kepada pelanggan dengan menyebutkan pin yang dimilikinya.
Salah seorang pelanggan kartu pascabayar Telkomsel, Septi, 40, mengatakan bahwa ada seorang yang mengaku sebagai karyawan Telkomsel. Awalnya, pria yang tercatat sebagai warga Gentan, Sukoharjo tersebut tidak menaruh rasa curiga sedikit pun, karena orang yang menghubunginya tersebut mengetahui detail mengenai data pribadinya.
Mulai nama lengkap dan juga data yang lainnya. Setelah memperkenalkan diri, kemudian petugas tersebut memberikan informasi bahwa dirinya menjadi pelanggan yang beruntung dan berhak mendapatkan bonus dari Telkomsel.
"Awalnya, saya tidak curiga, karena dia mengetahui nama lengkap saya, dan data pribadi saya. Lalu orang itu minta saya menyebutkan pin agar bisa mengambil bonus yang ditawarkan," ungkapnya.
Karena merasa curiga, Septi pun memilih tidak memberitahu nomor pin yang diminta oleh petugas tersebut. Septi mengaku menyayangkan adanya kejadian tersebut. Terutama karena data pribadinya ternyata diketahui oleh orang yang mengaku sebagai petugas dari Telkomsel.
Ia berharap, Telkomsel bisa melindungi data dirinya karena dikhawatirkan jika data tersebut jatuh ke tangan orang yang tidak benar maka bisa berbahaya. Hal yang sama juga disampaikan oleh Handayani, 32. Menurut perempuan berhijab tersebut, selama ini Telkomsel sepertinya belum memberikan keamanan data miliknya.
Hal ini terlihat dari banyaknya orang yang tidak dikenalnya bisa mengetahui dirinya. Bahkan sejumlah iklan bisa masuk ke nomornya.
"Kartu pascabayar seharusnya layanan premium, tetapi ini masih sama saja. Saya berharap, Telkomsel bisa melindungi data pribadi," ungkap warga Makamhaji, Sukoharjo tersebut.
Seperti diketahui, pembengkakan tagihan kartu pascabayar Telkomsel menimpa sejumlah pelanggan di Solo. Diantaranya ada Arief Daryanto dan juga seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Solo, Siti Anggraini.
Sebelumnya pada kasus yang berbeda, Pimpinan Telkomsel Solo Achmad Safrian mengaku tidak bisa memberikan pernyataan apapun. Sebab, kewenangan memberikan statement atau pernyataan langsung diarahkan dari kantor Semarang.
"Kalau mau minta statement, langsung dari Semarang. Kalau dari kami memang tidak ada kewenangan untuk itu (memberi statement)," katanya singkat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
