
MEMBENGKAK: Arif Daryanto salah seorang pelanggan provider Telkomsel menunjukkan bukti pembayaran tagihan, Rabu (8/8).
JawaPos.com - Jajaran PT Telkom Regional IV Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mengaku tak tahu menahu soal kasus pembengkakan tagihan kartu pascabayar provider Telkomsel yang terjadi di Solo. Peristiwa ini baru akan didalami.
Executive Vice President PT Telkom Regional IV Jateng dan DIJ Joko Rahardjo mengaku baru mendengar kasus ini. Ia berjanji akan mengkonfirmasi perkara itu ke jajaran yang berwenang. Telkomsel sendiri sebagaimana diketahui bernaung di bawah Telkom Group.
"Saya belum mendengar bab ini. Akan saya tanyakan," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (11/8) malam.
Meski menyebut bahwa pascabayar adalah layanan premium dan bisa saja memiliki tarif yang sedikit lebih mahal ketimbang lainnya, ia memastikan bahwa pihaknya tak menerapkan kebijakan-kebijakan yang lantas merugikan konsumen macam itu.
"Kita tak akan menerapakan aturan-aturan seperti itu. Tapi, saya tak akan bicara lebih dari ini karena memang saya belum tahu. Ini perlu dipelajari case by case," sambungnya.
Sementara itu, saat JawaPos.com menghubungi Corcom PT Telkomsel Cabang Semarang sudah ganti dan belum ada pihak yang bisa dikonfirmasi terkait hal tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah pelanggan provider Telkomsel di Kota Solo mengeluhkan tagihan layanan kartu pascabayar yang tiba-tiba membengkak. Tak main-main, pembengkakan bahkan ada yang mencapai 20 kali lipat. Dari per bulan hanya Rp 50 ribu menjadi Rp 1 juta.
Adapun kejanggalan lain dalam kasus ini. Dimana salah satu pelanggan bernama Siti Anggraini, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Solo, mengaku ada lima nomor asing yang ikut masuk dalam tagihannya.
Besaran tagihan lima nomor asing tersebut bervariasi. Ada yang Rp 150 ribu, Rp 350 ribu dan besaran lainnya. Sebelum tagihan tersebut muncul, Siti mengatakan, ada seseorang yang mengaku dari Telkomsel menghubunginya.
Petugas tersebut mengetahui secara detail mengenai dirinya. Sehingga dirinya pun percaya bahwa orang tersebut dari Telkomsel.
Petugas tersebut awalnya memberikan informasi mengenai bonus poin yang akan didapatkannya. Dan setelah itu, malah muncul tagihan untuk pembayaran dengan lima nomor asing.
Kasus serupa juga dialami Arief Daryanto, seorang kontraktor asal Solo. Ia tidak menyangka jika tagihan per bulan yang ia bayarkan ke provider Telkomsel ternyata bukan hanya tagihan bulanannya saja. Melainkan juga tagihan kepada nomor atas nama salah satu PT yang ada di Jogjakarta.
Padahal, pembayaran ini sudah berlangsung lebih kurang tiga tahun, yakni sekira tahun 2015. Dan selama itu, Arief mengira jika tagihan bulannya hanya untuk nomor pascabayarnya.
Diketahui pula bahwa total kelebihan pembayaran tagihan Arief mencapai lebih dari Rp 5 juta. Hal ini karena sudah berlangsung sejak beberapa tahun. Kemudian Arief pun meminta pihak Telkomsel untuk mengembalikan uang kelebihan tersebut secara cash.
Meski permasalahan antara Arief Daryanto dan Telkomsel akhirnya terselesaikan dengan adanya pengembalian kelebihan dalam tempo satu bulan ke depan, namun hingga kini belum ada penjelasan bagaimana kasus ini bisa terjadi dari pihak provider di Solo.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
