
Petugas menunjukkan bukti screenshoot CCTV yang merekam pelanggaran lalu lintas para pengguna jalan, Kamis (2/8).
JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya dan Satlantas Polrestabes Surabaya kembali melakukan uji coba tilang e-CCTV, Kamis (2/8) pagi. Beberapa pengendara yang tertangkap kamera melanggar aturan lalu lintas langsung ditindak di tempat.
Uji coba dilakukan di sekitar Jalan Dharmawangsa, Surabaya. Petugas langsung menghentikan sejumlah pelanggar lalu lintas yang tertangkap kamera. Dishub dan polisi kemudian menunjukkan bukti pelanggaran berupa screenshoot rekaman saat pengendara melanggar.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan turut meninjau pelaksanaan uji coba e-CCTV. Dia menerangkan, Surabaya telah siap melaksanakan tilang e-CCTV secara infrastruktur.
Rencananya, ada 15 titik yang termonitor kamera pengawas. "Ini bisa mencegah pelanggaran lalu lintas. Selain itu, juga bisa mengurangi kerja polisi di lapangan. Polisi tinggal memonitor dari jauh," terang Rudi.
Saat uji coba, Rudi menilai bahwa salah satu faktor terjadinya pelanggaran adalah karena pengendara yang terburu-buru. Beberapa pengendara memang tertangkap kamera menerobos lampu merah.
Kecenderungan pelanggaran terjadi pada jam-jam masuk kantor dan sekolah. Antara pukul 06.00 WIB hingga 07.00 WIB. "Mereka mengabaikan keselamatan. Makanya tadi juga sosialisasikan kepada pelanggar dengan menunjukkan hasil rekaman CCTV," lanjut Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 itu.
Sejauh ini, tilang e-CCTV memang masih sebatas diterapkan di tempat. Artinya petugas masih berada di lapangan menghentikan para pelanggar lalu lintas. Surat tilang belum bisa dikirim langsung ke rumah.
Salah satu kendalanya adalah belum adanya Peraturan Kapolri (Perkap). "Kalau yang dikirimkan ke rumah memang belum. Tapi tilang di tempat sudah," jelas Rudi.
Meski draf Perkap belum diajukan ke Mabes Polri, polisi dan Dishub tetap akan melakukan uji coba tilang e-CCTV. Bahkan Rudi menegaskan akan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk mengirim surat tilang ke rumah pelanggar.
Yang terpenting adalah meningkatkan kesadaran berlalu lintas. "Kami ini bukan senang karena banyaknya pelanggaran. Justru kalau masyarakat takut melanggar karena diawasi CCTV, lalu mereka tertib dan jumlah pelanggaran terus menurun, artinya tingkat kesadaran semakin tinggi. Itu yang diharapkan," tutur Rudi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022