
Petugas kepolisian bersenjata laras panjang lengkap dengan seragamnya berjaga di kantor KPU Kaltim, kemarin Jumat (29/6).
JawaPos.com - Website Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) yang menginformasikan data pemilihan kepala daerah (pilkada) diduga diretas kemarin, Sabtu (30/6). Akibatnya data real time hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Timur (Kaltim) berubah.
Kaltim Post (Jawa Pos Grup) sempat melihat laman daring infopemilukpu.go.id. Namun, yang tersaji dalam real time Pilgub Kaltim dimenangkan oleh pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Rusmadi-Safaruddin dengan perolehan suara 398.706 (30,43 persen).
Menyusul kemudian, ada pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi menempati urutan kedua dengan suara 330.456 (25,22 persen). Lalu disusul Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat dengan 295.747 suara (22.62 persen) dan Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi 283.956 (21,72 persen).
Padahal sebelum diretas, data real time memenangkan pasangan Isran-Hadi dengan perolehan suara 406.552 (31,28 persen). Di peringkat kedua ada pasangan Rusmadi-Safaruddin 318.303 (24,49 persen). Kemudian disusul Jaang-Ferdian 292.186 suara (22,48 persen) dan Sofyan-Rizal 282.750 suara (21,75 persen).
Namun, tak berapa lama pada siang kemarin, website KPU tersebut tidak bisa diakses. Tadi malam sekitar pukul 21.00 Wita, halaman daring kembali bisa diakses. Tapi sayang, KPU mencantumkan pengumuman.
"Untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi, hasil pilkada untuk sementara layanan ini kami tidak aktifkan," demikian pesan yang tertulis dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Grup), Minggu (1/7).
Dikonfirmasi soal website KPU yang diretas, Komisioner KPU Kaltim Ida Farida memilih tak ambil pusing. Sebab, pihaknya memiliki back-up data yang real.
Sehingga tak begitu berpengaruh terhadap real time yang disajikan KPU RI tersebut. Namun yang jadi masalah, warga kini kesulitan mengetahui data real time pilkada tersebut.
"Kami tetap menggunakan hasil rekapitulasi pungutan suara resmi," ujarnya.
Adapun dari pantauan Kaltim Post di Kantor KPU Kaltim di Samarinda kemarin terlihat pengamanan dari aparat kepolisian meningkat. Sejumlah kendaraan milik Brimob Polda Kaltim diturunkan.
Bahkan kendaraan taktis juga tampak berjaga di halaman Kantor KPU Kaltim di Jalan Basuki Rahmat tersebut. Sementara pos penjagaan di luar Gedung KPU Kaltim dijaga ketat petugas kepolisian.
Begitu pula di bagian ruang tunggu. Setidaknya ada puluhan petugas bersenjata laras panjang lengkap dengan seragamnya berjaga di bagian luar maupun dalam kantor.
Ida menyebut, saat ini belum ada aktivitas berarti di Kantor KPU Kaltim. Sebab, proses rekapitulasi surat suara setelah pencoblosan masih berlangsung di tingkat kecamatan.
"Sudah dimulai sejak 28 Juni dan berakhir 4 Juli," ujarnya. Pada 4 Juli, lanjut dia, hasil rekapitulasi dari seluruh kecamatan akan diserahkan ke KPU kabupaten/kota.
"Rekapitulasi tingkat kabupaten/kota akan dilanjutkan sampai 7 Juli," ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022