
Kebakaran yang menghanguskan 43 unit rumah di Bidara Cina, Jakarta Timur, berasal dari ledakan kompor gas salah satu rumah warga.
JawaPos.com - Mendekati Idul Fitri, kebaran menimpa 220 warga di Jalan Kebon Sayur II Kelurahan Bidara Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Mereka harus rela kehilangan rumah yang telah hangus dilahap si jago merah.
Arif, 29, hanya dapat meratapi rumahnya rumahnya yang kini menjadi tumpukan arang. Dia mengisahkan, saat itu dirinya masih berjaga, tiba-tiba teriak warga mengejutkannya.
"Saya enggak tidur lagi didepan, tiba-tiba Bu Haji lari teriak kebakaran," kata Arif saat ditemui di lokasi, Minggu (27/5).
Senyuman pahit terlihat dari wajahnya. Bagaimana tidak, keluarganya yang tinggal bersebelahan harus mengunggsi di tempat penampungan sementara (TPS) bersama-sama. Tak ada satu pun barang berhasil diselamatkannya. Saat itu, dia hanya memikirkan keselamatan sekeluarga.
"Dibelakang rumah keluarga dua, sama sekali enggak ada yang sempat kita selamatin barang. Jadi sementara kita di TPS semua keluarga," ungkapnya.
Pria berbadan kurus itu pun harus kehilangan seluruh barang-barangnya. Bahkan, ijazah dan segala surat menyuratnya kini hanya menjadi abu yang terbang terbawa angin.
"Habis semua barang saya, baju-baju, izasah, tinggal genteng doang, mau lebaran lagi mba," tuturnya.
Padahal, kala itu Arif bersama warga lainnya sudah berusaha memadamkan kobaran api dengan menggunakan peralatan seadanya. Namun, si jago merah tak dapat dipadamkan hingga meluas kerumah warga lainnya.
"Kita sudah coba matiin pakai selang tapi airnya kecil. Pemadaman enggak bisa masuk, dari tanggul kali sana jauh enggak nyampe," kata Arif.
Tak hanya Arif, Gani, 42 juga merasakan kesedihan warga yang kehilangan tempat tinggal mereka di bulan ramadan ini. Meski rumah Gani tak tersentuh si jago merah, namun tidak ada lagi canda gurau para tetangga.
"Pas waktu itu apinya mutar kebelakang, rumah saya enggak kena, paling atapnya dikit, tapi samping kiri kanan kena, anginnya kaya mutar gitu. Liat aja itu kebelakang habis semua kebakar mba," ucap Gani.
Kebakaran api itu terjadi sekitar pukul 02.35 WIB disaat seluruh warga hendak bersiap sahur. Gani yang juga menunggu waktu sahur, dikejutkan dengan suara ledakan kencang disebelah rumahnya.
"Setengah 3 kita lagi siap-siap mau sahur ,saya juga sama keluarga mau nyaur. Tiba-tiba ada suara ledakan," ujarnya.
Mendengar ledakan kompor gas itu, Gani langsung keluar rumah dan melihat si jago merah berkobar kekuar dari rumah tetangganya. Dia pun kembali masuk dan kemudian menyelamatkan sanak keluarganya.
"Saya keluar tiba-tiba ada api, saya langsung lari selamatkan cucu saya," terangnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
