
Nonton Barang-Ratusan pelajar dari beberapa SMP di Kota Solo menyaksikan pertunjukan Wayang Orang di Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari, Sabtu (16/12)
JawaPos.com -- Suara gelak tawa bergema di dalam gedung Wayang Orang Sriwedari, Sabtu (16/12) siang. Bahkan beberapa diantaranya ada yang sampai terpingkal-pingkal, saat para tokoh punakawan beraksi. Tampilan yang sarat akan lelucon ini mampu mengocok perut para pelajar.
Mereka tidak henti-hentinya tertawa saat menyaksikan Semar, Gareng, Petruk dan Bagong beraksi. Penampilan wayang orang dengan judul "Anoman Duta" memang sengaja dihadirkan di hadapan para pelajar. Jika biasanya tontonan wayang orang identik dengan orang tua, tetapi kali ini penontonnya adalah para pelajar.
Mereka adalah para siswa SMP dari beberapa sekolah yang ada di Kota Solo. Sedikitnya ada 600an pelajar yang ikut menyaksikan wayang orang. Mereka juga didampingi para guru. Sajian kesenian tradisional ini begitu menghibur para siswa dari berbagai SMP ini.
Meskipun awalnya para pelajar ini tidak menyukai wayang orang, tetapi setelah menyaksikan pentas hal itu berubah. Ini seperti disampaikan salah satu pelajar dari SMP Negeri 25, Devi Ayu,14. Devi menuturkan, selama ini dirinya belum pernah sekalipun menyaksikan wayang orang. "Ternyata bagus, dulu belum pernah diajak nonton. Biasanya hanya nonton sinetron, dan ternyata ini jauh lebih bagus," terang Devi kepada JawaPos.com, Sabtu (16/12).
Setelah menyaksikan penampilan wayang orang Devi berniat mengajak kedua orang tuanya untuk ikut menyaksikan wayang orang. Hal yang sama juga disampaikan Dea Ramadani. Remaja kelas 8 di SMP N 25 itu menuturkan sajian wayang orang begitu sangat menghibur. Dia berharap dengan menyaksikan kesenian tradisional bisa ikut serta dalam upaya melestarikan budaya Indonesia. "Jadi pingin lihat lagi nanti," terangnya.
Salah seorang guru pendamping, Arinto Purwaningsih, 55, mengatakan, selama ini para siswa memang belum mengenal wayang orang. Dan melalui kegiatan nonton bareng ini harapannya ada rasa suka pada budaya Indonesia. "Saya harapkan kegiatan semacam ini (nonbar) semakin rutin, sehingga budaya tetap lestari," terang guru bidang bahasa Jawa itu.
Sementara itu, wayang orang dengan lako " Anoman Duta" berkisah mengenai wayang Ramayana. Lakon tersebut mengisahkan mengenai kegelisahan hati seorang Rama karena lama tidak bertemu dengan Shinta. Kemudian ia berniat untuk mengutus seorang senopati guna mengambil Shinta ke Alengka. Dan munculah sosok Anoman dan Anggada untuk menjadi duta tersebut. Keduanya akhirnya berebut menjadi duta dan Anomanlah yang berhasil menjadi duta.
Dalam perjalanannya, Anoman mendapat banyak rintangan. Tetapi karena kesaktiannya setiap rintangan yang menghadang bisa dilalui. Dan Dewi Shinta berhasil dibawa pulang.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
