
Ilustrasi
JawaPos.com - Ajang judi terjadi di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang berlangsung di 12 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Polisi menangkap lima orang bandar judi di Simpang 4 Tugu Mauk, Mauk, Tangerang, Sabtu (26/8).
Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif mengatakan, sejak awal pihaknya telah mengendus praktik politik uang dan judi dalam pilkades serentak di Kabupaten Tangerang yang digelar, Minggu (27/8). Pihaknya langsung membentuk tim untuk melakukan pengawasan.
Hasilnya, diduga ada praktik kecurangan dalam pilkades. Lima orang berinisial JUH, 66, ZS, 41, MH, 52, MR, 48, dan JTM, 48, terkena OTT oleh petugas kepolisian yang melakukan penyamaran sebagai warga.
”Dari tangan kelima orang ini petugas kami berhasil menyita uang tunai sebesar Rp 38.250.000 dan tiga lembar kwitansi,” kata Sabilul Alif kepada INDOPOS (Jawa Pos Group), kemarin.
Kasus tersebut terbokar dari adanya bursa taruhan pilkades di Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk. Dari informasi warga dua anggota langsung menyamar memasang taruhan. Setelah melakukan transaksi kemudian timnya langsung menangkap para pelaku beserta barang bukti.
Dijelaskan Sabilul, JUH berperan sebagai bos alias bandar judi, sedangkan ZS, MH, dsn MR bertugas mencari para pejudi. Sementara JTM bertugas sebagai pencatat uang petaruh yang datang. Dari keterangan pelaku diketahui kegiatan judi ini dikakukan pelaku sejak 15 tahun lalu.
”Taruhannya beragam mulai Rp 500 ribu sampai Rp 5 juta. Nanti sistem penyerahan uang langsung diambil petaruh sesuai besaran uang taruhan,” ucapnya.
Sabilul mengaku, jika kasus judi pilkades itu masih terus dikembangkan jajarannya. Sebab, diduga masih ada jaringan penjudi lain yang masih bermain. Dia pun meminta warga untuk terus memberikan informasi terhadap kegiatan terlarang tersebut.
Sementara itu, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar sangat menyayangkan hal tersebut. Padahal, dalam penyelenggaraan pilkades Pemkab Tangerang ingin menekan banyak persoalan. Baik itu keributan antara pendukung kepala desa yang kalah.
”Karena ulah mereka ini kami khawatir kalau pilkades di tempat lain dijadikan ajang berjudi juga. Jadi saat ini akan kami buatkan program penyelenggaraan pilkades yang bersih dari judi, suap sama keributan,” tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Mengulik Penyebab Rans Carnival Diboikot, Deklarasi Mahasewa hingga Share Revenue UMKM 20 Persen
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Profil AKBP Netty Rosdiana, Istri Jenderal Polisi yang Pernah Sindir Seskab Teddy 'Lupa Daratan'
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
Prediksi Skor Garudayaksa vs PSS Sleman: Sama-Sama Terluka, Duel Pakansari Rawan Berakhir Imbang
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs PSS Sleman: Kejutan atau Deja vu Final Championship Musim Lalu
Sains Ungkap 7 Keunggulan Orang Tua Introvert yang Sering Dikira Pendiam
Prediksi Skor Lecce vs Genoa: Giallorossi Bidik Tiga Poin, Tren Kemenangan Tamu Terancam
5 Pekerjaan Terbaik untuk Introvert, Pilihan Karir yang Sesuai dengan Kelebihan Diri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022