Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Mei 2017 | 01.40 WIB

Ribuan Warga Tulungagung Masih Buta Huruf

Ilustrasi - Image

Ilustrasi


JawaPos.com- Pemkab Tulungagung harus kerja ekstrakeras dalam memberantas warga yang masih buta huruf. Sebab, jumlahnya mencapai ribuan.



”Warga Tulungagung yang masih buta huruf saat ini sekitar 5.245 orang,” ungkap Kepala Dikpora Tulungagung Suharno yang diwakili Sekretaris Hariyo Dewanto Wicaksono.



Mulai 2010, pihaknya berupaya menuntaskan kasus buta huruf secara bertahap. Hasilnya, mereka berhasil menggarap sekitar 8.290 orang untuk melek huruf di antara 13.535 warga yang terdata di Badan Pusat Statistik (BPS) 2010.



Namun, program pemberantasan buta huruf tahun ini dihentikan karena sepi peminat sejak 2016. Yang tersisa, tambah Yoyok –sapaan karib Hariyo–, hanya warga buta huruf yang rata-rata enggan mengenyam pendidikan kembali. Sebab, mayoritas warga berusia di atas 55 tahun. Di sisi lain, mereka menganggap bahwa pendidikan tidak berguna untuk menambah kesejahteraan keluarga.



Selain itu, di usia yang tergolong memasuki tua tersebut, calon peserta telah mengidap berbagai penyakit permanen. Misalnya, stroke dan diabetes. Faktor lain yang menghambat adalah jangkauan tiap pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) yang terbatas dalam memfasilitasi. (lil/din/c21/diq)




Editor: Miftakhul F.S
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore