Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 November 2016 | 23.37 WIB

Tak Ada Buku, Tas Pelajar Malah Berisi Celurit

Sejumlah pelajar meninggalkan Mako Polres Cirebon Kota usai diperiksa di Satreskrim, Selasa (1/11). - Image

Sejumlah pelajar meninggalkan Mako Polres Cirebon Kota usai diperiksa di Satreskrim, Selasa (1/11).

JawaPos.com – Tawuran pelajar kembali marak. Sebanyak 16 siswa dari sejumlah sekolah di Kota Cirebon diciduk Polair Polda Jabar, Selasa (1/11).



Saat itu mereka sedang nongkrong di sekitar Markas Polair, di Jl Kpt Samadikun, Pesisir Kota Cirebon.



Penyebabnya, salah satu dari 16 siswa itu diketahui membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit usai digeledah. Dia diperiksa intensif dan terpisah dari teman-temannya.



Kasat Sabhara Polres Cirebon AKP Amat Suhermat mengatakan, para siswa itu tidak hanya nongkrong. Keadaan para siswa berpakaian acak-acakan, sehingga membuat warga sekitar resah.



Lalu, warga melaporkannya kepada petugas yang saat itu sedang piket. “Ini penyerahan dari Polair. Anak-anak ini katanya bikin resah warga di sana,” ujar Amat.



Saat digerebek, sejumlah siswa berhasil kabur. Namun, belasan lainnya berhasil diamankan. Saat digeladah, dari salah satu tas pelajar yang ditinggal di TKP, polisi berhasil menemukan sebilah senjata tajam jenis celurit.



Polisi pun mengejar pemilik sajam yang sempat kabur. Namun akhirnya berhasil tertangkap. “Ada satu yang masih diperiksa intensif karena diduga membawa sajam. Selain itu, ada delapan sepeda motor milik siswa yang diamankan,” kata Amat. (dri/yuz/JPG)



Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore