
Ilustrasi penembakan. Ardika/Antara
JawaPos.com - Mabes Polri menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang remaja bernama Bertrand Eko Prasetyo di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Bertrand merupakan korban penembakan anggota polisi pada Minggu (1/3) lalu. Korps Bhayangkara berjanji mengevaluasi penggunaan senjata api pada anggotanya.
”Pertama kami turut berduka cita atas peristiwa itu, kami semua turut prihatin. Bapak kapolri juga telah memberikan perhatian,” ungkap Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko.
Jenderal bintang satu Polri itu memastikan bahwa langkah-langkah penanganan sudah dilakukan oleh Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel. Termasuk langkah awal sebagai upaya menyelamatkan nyawa korban.
Namun, ikhtiar tersebut tidak mampu menghindarkan korban dari kematian. Sehingga kini Iptu N diproses hukum dan etik.
”Langkah yang betul-betul dilakukan oleh Polresta Makassar khususnya melakukan langkah hukum. Proses tindak pidananya, yang brsangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan masih dalam proses penahanan oleh Polrestabes Makassar,” tegasnya.
Di luar itu, Mabes Polri juga melakukan evaluasi secara komprehensif. Menurut Trunoyudo, evaluasi menyangkut berbagai langkah dalam kegiatan operasional maupun pembinaan kepolisian.
Baik sebelum, saat proses perencanaan, maupun dalam proses analisis dan evaluasi kegiatan sebelumnya. Dia memastikan, evaluasi akan terus dilakukan.
”Jadi. kegiatan evaluasi itu kan terus dilakukan. Di situ ada fungsi yang bersifat pengawasan secara manajemen, juga ada yang selaku pembina fungsi teknis, dan juga dalam hal-hal yang bersifat administratif. Tentunya, langkah-langkah kepolisian terus melakukan evaluasi setiap semua kegiatan,” terang dia.
Baca Juga:Terlibat Aksi Penembakan Prajurit TNI, Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Meno Heluka
Sebelumnya diberitakan bahwa Bertrand meninggal dunia setelah tertembak senjata api milik Iptu N.
Peristiwa penembakan terjadi saat korban terlibat dalam aksi tawuran menggunakan senjata mainan berpeluru jeli.
Berdasar informasi yang dihimpun oleh Polrestabes Makassar, peristiwa itu terjadi pagi hari sekitar pukul 07.00 WITA.
Saat itu, Iptu N langsung bergerak menuju lokasi setelah mendapat informasi terjadinya tawuran remaja menggunakan senapan mainan.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
