Ilustrasi tawuran. Dok JawaPos
JawaPos.com - Sebanyak 29 pos pantau didirikan di seluruh wilayah Polres Metro Jakarta Pusat. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi tawuran antar-remaja atau kelompok yang kerap meresahkan warga di delapan wilayah Polsek di Jakarta Pusat.
Langkah preventif ini diambil guna memastikan ibadah puasa berlangsung kondusif tanpa ada gesekan di jalanan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung menegaskan, penempatan pos ini tidak sembarangan. Petugas memetakan lokasi-lokasi yang selama ini dianggap sebagai "titik temu" atau zona merah konflik.
"Ada 29 pos pantau kita dirikan. Pos tersebut telah didirikan sebelum Ramadhan hingga Ramadhan saat ini. Ini sebagai bentuk mengantisipasi tawuran," ucap Reynold dikutip Jumat (27/2).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa personel akan bersiaga penuh di area-area yang memiliki rekam jejak konflik tinggi.
"Kami sebar di titik yang dinilai rawan terjadi konflik antar remaja ataupun kelompok," singkatnya.
Pengamanan ini tidak hanya bertumpu pada pundak kepolisian. Reynold menyebutkan adanya sinergi kuat dengan jajaran Kodim Jakarta Pusat, Danramil, Lurah, hingga Babinsa yang berjaga di pos-pos tersebut.
Petugas juga akan meningkatkan intensitas patroli pada jam-jam rawan, terutama setelah ibadah malam dan sebelum matahari terbit.
"Kami juga berkeliling untuk operasi malam tepatnya saat setelah pulang sholat tarawih dan menjelang subuh," ungkapnya.
Menariknya, polisi juga memberikan atensi khusus pada tradisi "pukul beduk" atau kegiatan membangunkan warga untuk sahur. Kegiatan yang semula positif ini sering kali menjadi pemicu gesekan jika tidak dikawal dengan baik.
Demi menjaga kedamaian kota, pihak kepolisian merangkul seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengawasan lingkungan.
"Babinkamtibmas juga mengajak karang taruna, FKDM, pokdar di wilayah kecamatan, ormas - ormas kita ajak bersama - sama jaga Jakarta untuk menghindari jangan ada sekecil apapun konflik. Mau itu konflik antara masyarakat ataupun kelompok - kelompok," imbuh Reynold.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
