Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Juni 2024 | 17.53 WIB

Rumah dengan Konsep Industrial-Rustic di Solo Punya Lapangan Basket di Rooftop

STAIR LIGHTING: Permainan pencahayaan pada sisi tangga kian menonjolkan desain industrial yang berkesan hangat. - Image

STAIR LIGHTING: Permainan pencahayaan pada sisi tangga kian menonjolkan desain industrial yang berkesan hangat.

Mengusung konsep industrial-rustic, rumah yang berlokasi di Solo, Jawa Tengah, ini memiliki ikon unik, yaitu lapangan basket di rooftop. Rumah Keluarga Ayam merupakan impian Yuke Atmitya bersama suami yang diwujudkan arsitek Studio Deesignhandmade.

FASAD bangunan tampil solid, tetapi begitu masuk, di dalamnya terasa lega dan melebur dengan adanya void. Pohon besar nan tinggi pada inner courtyard seolah menjadi ”jantung” hunian.

Dinding dengan material semen ekspose mendominasi Rumah Keluarga Ayam. ”Sesuatu yang tidak terselesaikan terkadang bisa menjadi hal menarik.” Begitulah filosofi di balik pemilihan konsep hunian semiindustrial ini.

Dian Ariffianto, arsitek sekaligus founder Studio Deesignhandmade, mewujudkan keinginan owner berupa hunian dengan fasilitas lengkap serta merespons lingkungan sekitar untuk mendapatkan suplai udara dan cahaya alami.

KESAN LAPANG: Void inner courtyad membuat interior Rumah Keluarga Ayam terasa lega. Sirkulasi udara dan cahaya pun melimpah.

”Jalan utama ada di sisi utara, dengan lahan free-standing, maka kami desain banyak bukaan untuk memasukkan udara sekaligus cahaya,” beber Dian kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (11/6).

Bangunan rumah tersebut terdiri atas tiga level yang di-zoning minim sekat sesuai kebutuhan ruang pemilik. Lantai 1 terdiri atas garasi, open plan living-dining-kitchen, kamar utama, dan kamar tamu. Lantai 2 meliputi balkon terbuka, kamar anak, entertainment room, gym area, dan laundry.

Sementara itu, level 3 berupa rooftop yang dijadikan lapangan basket sesuai hobi pemilik. Lapangan basket di rooftop itulah yang menjadi ikon unik Rumah Keluarga Ayam. ”Kami juga sediakan resapan di rooftop ini, jadi walaupun hujan, air tidak menggenang. Selain itu, untuk area servis memang kami zoning secara vertikal,” imbuh Dian.

SENTUHAN HIJAU: Tanaman mendiami beberapa sudut rumah, mulai teras, atap, hingga innter courtyard.

Keberadaan inner courtyard membuat sisi dalam rumah melebur dengan alam. ”Konsepnya biophilic, menghadirkan suasana outdoor untuk dibawa ke dalam,” terangnya. Dian menuturkan, desain hunian itu cocok di kawasan tropis karena menghadirkan bukaan atau cross ventilation dengan baik.

Atap tritisan selebar 2,5 meter difungsikan untuk ”menangkap” angin yang datang dari jalan utama, lantas diteruskan ke dalam rumah. ”Kami sengaja membuat tritisan lebih lebar untuk menangkap angin sekaligus menaungi balkon yang ada di bawahnya,” ucap Dian.

Desain industrial berpadu dengan sentuhan rustic pada interior dan furnitur. Antara lain, meja makan, pintu, dan kursi balkon yang terbuat dari material kayu solid. Yuke selaku owner mengatakan, konsep hunian industrial-rustic yang dipilihnya itu minim perawatan dan tahan lama. ”Menurut saya, semakin tua, material kayu solid makin menonjol karakternya, rustic, dan artistik. Plus, awet juga,” ungkap perempuan 42 tahun tersebut.

SENTUHAN HIJAU: Tanaman mendiami beberapa sudut rumah, mulai teras, atap, hingga innter courtyard.

Yuke turut memberikan ide dekorasi yang bernuansa atau berbentuk ayam. ”Untuk mengingat saya dan suami suka makan mi ayam sewaktu merintis karier dan membangun keluarga. Maka, namanya Rumah Keluarga Ayam,” cerita Yuke, lantas tersenyum. Lapangan basket di rooftop menjadi spot favorit keluarga ketika ingin menghabiskan waktu berolahraga bareng. (ul/c7/nor)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore