
MASIF: Fasad FR House yang cenderung tertutup memberikan privasi untuk penghuni.
Rumah tumbuh dengan sentuhan industrial yang didesain untuk pasangan muda menjadi konsep dasar FR House. Tiap lantai terkoneksi melalui void. Beberapa area sengaja tidak disekat untuk kapasitas tambahan ruang di masa depan.
SEJAK awal membangun ulang rumah tua di kawasan Tomang, Jakarta Barat, ini, arsitek Matheus Renato menitikberatkan pada area terbuka di belakang rumah dan void. Dengan begitu, luas lahan yang digunakan untuk bangunan berkurang.
FR House pada akhirnya dijadikan rumah tumbuh untuk pemiliknya yang merupakan pasangan muda. ”Ada beberapa ruang yang sengaja dibuat open space, nantinya kalau ada kebutuhan ruang tambahan, area itu bisa digunakan,” jelas arsitek MRAD. Studio (IG: @mrad.studio) itu.
SENTUHAN INDUSTRIAL: Dinding ekspose yang banyak diterapkan pada interior dan detail besi pada tangga hingga lantai 3 kental dengan nuansa industrial.
Keberadaan void memiliki fungsi penting dalam hunian ini. Yakni, menyambungkan tiap lantai hingga skylight pada lantai 3. Dengan begitu, cahaya dan sirkulasi alami dapat tersalurkan ke seluruh ruangan.
”Kami ingin ruangan terlihat menyatu, bukan rumah yang tiap lantainya tertutup. Dengan begitu memungkinkan penghuni rumah saling berkomunikasi dari lantai berbeda,” imbuhnya.
Terdapat dua entrance di lantai bawah. Melalui pintu utama yang terhubung dengan foyer lalu open plan living, dining, dan pantry. Serta side entrance untuk area servis melalui kamar servis menuju pantry.
COZY: Desain pantry yang bernuansa industrial dan kamar mandi dengan perpaduan warna cokelat, putih, dan hitam.
Lantai 2 difungsikan sebagai area privat. Ada kamar tidur dan ruang kerja. Paling atas, terdapat ruang multifungsi dengan setengah bagiannya berupa dak outdoor.
Dari luar, lantai 3 tidak begitu terlihat. Hanya ujung lancip dari atap yang tampak. Atap FR House sengaja dibuat mundur sehingga area outdoor lebih luas dan area dalam tidak tampak dari jalanan di bawah.
”Kavling di Jakarta lebih memanjang ke belakang, sedangkan rumah yang baik itu melebar. Kami ingin proporsi dari depan itu lebar, bukan kayak panjang ke atas dan kejepit dua rumah lain,” ungkap Matheus.
COZY: Desain kamar mandi dengan perpaduan warna cokelat, putih, dan hitam.
Fasad FR House dilengkapi secondary skin dari kisi-kisi kayu composite. Fungsinya memberikan privasi untuk master bedroom di baliknya. Juga sebagai peredam suara dan cahaya. Dinding abu-abu dari material modified clay, bata roster, dan lantai batu andesit menguatkan kesan industrial.
Pada bagian dalam, sebagian besar ruangan menggunakan dinding semen ekspose untuk mendapatkan tampilan natural. Motif bertekstur bikin rumah terkesan tidak boring.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
